Archive for #tamankanak-kanak

a blast from the past

Posted in My Precious one with tags , , , , , , , , , , , on June 11, 2014 by enybodyhome

So lots of happening lately. Not big stuff, but tampaknya banyak sampai gue lupa ngeblog lagi

Oh, ada satu ding big momentnya. Ultahnya nayla. Yang kelima. Ga nyangka si ucrut yang sampe sekarang masih muat pakai kaos dalamnya waktu bayi ini udah lima tahun sekarang.

Makin pinter, makin kritis, dan makin dewasa. Kenapa dewasa, karena dia sering banget yang jadi pengingat kalo gue salah, dan sekarang dah lebih banyak ngalah sama adiknya yang luar biasa keras kepala. Tahun ini dia juga kelar TK nol kecil, dah bisa baca dan nulis walau masih sepatah patah, and hell, gue udah cukup bangga meski segitu aja prestasinya.

Ultah nayla kemarin, gue sengaja bikin acara spesial buat dia. Kita berempat nginep di mercure ancol, knowing dia suka sekali pantai, dan tapi karena ga punya budget ke bali, so yeah i think, ancol dah cukup lah. Itu pertama kalinya juga tuh anak dua nginep di hotel, hell itu pertama kalinya kita sekeluarga nginep di hotel

Lucu banget liat antusiasnya mereka tidur di tempat tidur hotel, dan luar biasa seneng sama bath tub yang ada di kamar mandi. Maklum, di rumah cuma punya bak cucian aja hehehe

Anyway, satu hari di hotel, was a blast. Mereka seneng banget naik perahu abang2 muter sebentar di ancol, terus jalan2 di pantai, tapi of course yang paling mereka suka adalah bagian renang di hotel. Sampe susah banget kayaknya nyuruh mereka berhenti. Anyway overall it was a happy moment, meski akhirnya bangkrut, but worth it

 

And anyway again, I love you Nayla Alaina Noor :*

My personal life. Apa ya,belakangan muak luar biasa sama postingan soal politik di social media. Muak dan enegnya sampe ke tenggorokan, dan sampe beberapa kali gue tulis juga soal kemuakannya di akun2 gue. But then i realize, emang lagi masanya ajah kali, so diemin aja dah sampe semua usai. Not that gue ga perduli sama negara gue sendiri ya sampe gue muak sama politik ina itu ini, its just, kecintaan sama negara itu gak harus dibuktikan dengan cuap2 koar-koar merasa bener sendiri dan merasa paling pintar sendiri soal politik kan? Tunjukkin aja di dunia nyata, dari hal kecil apa yang bisa lo lakuin buat negara dan sesama di lingkunganlo. Thats enough sih gue pikir

Oh, masih soal social media, belakangan gue makin yakin apa yang ditunjukin orang orang di social media doesnt necessarily means thats what they really are. hell, di dunia nyata juga gitu sih. Orang-orang yang kelihatannya baik baik aja ama kita, gak taunya malah ngomongin atau nikam dari belakang. Gue akuin gue juga sering gitu sih, being fake, meski belakangan ini gue selalu melatih diri sendiri untuk mengatakan apa yang ada di pikiran gue directly. Konsekwensinya, kehilangan beberapa teman, dan dibenci sebagian besar orang. Tapi masa bodohlah, i prefer being comfortable wearing my own skin, then to be loved by wearing plastic or fake skins

Dan masih berhubungan dengan social media juga, ngikutin salah satu temen, gue lagi hobby-hobbynya posting foto dengan hashtag #100happydays. SImple dan mungkin orang pikir narsis (lah sosial media emang tempatnya orang narsis kan), tapi bagi gue ini cara yang bagus banget buat ngajarin gue untuk bersukur. Untuk cari every little things in your daily life that makes you happy, whatever it is. Contohnya hari ini, setelah seminggu hape iphone gue mati akibat nyemplung di toilet, gue berhasil akses ke foto2nya buat dipindahin ke komputer. Those pictures are priceless, karena isinya memory yang ga akan bisa diganti kan. That was my #day8 posting for the #100happydays.

Dari sisi kerjaan, nothing new. Masih berusaha cari kerjaan baru, tapi ya karena belum dapet-dapet, sabar -sabarin diri aja deh. Sama halnya seperti segala hal di dunia, semua dah ada waktu dan dah ada yang ngatur kan? Sabar aja deh kali ya..

Terus apa kabar dengan gym membership gue? Hehehe ini bulan terakhir membershipnya, dan berat badan gue ga berkurang seacanpun. Yaiyalah, latihan juga males-malesan dan angin-anginan, bahkan akibat penyakit lama nongol kembali, bulan ini gue praktis sama sekali ga ngegym. Jadi wasalam dan terima ajalah nasib memasuki lingkaran plus size models *uhuy

 

Well, itu aja sih update terakhir dari gue. DIpikir pikir segitu gitu aja ya gue jadi orang, ga ada kemajuan, dan mungkin malah kemunduran. SOmething is terribly wrong with me 😛

 

 

Advertisements

Hell is a place on earth

Posted in My Precious one, Uncategorized with tags , , , , , , on May 6, 2014 by enybodyhome

So belakangan dunia kita ramai dengan kasus pelecehan seksual yang terjadi di salah satu sekolah tk international. Sebelumnya lagi ramai dengan kasus dua pasang anak abg yang melakukan pembunuhan berencana ke temennya yang juga masih abg. Dan sekarang ada lagi kasus anak esde yang meninggal karena dipukuli oleh teman satu sekolahnya. And there di Sukabumi ada lagi orang biadab yang sudah  melakukan sodomi ke kira – kira 73 bocah..

THE HELL??

WHat the hell is wrong with the world? What the hell is wrong with the people? But come to think of it, apa masih perlu dicari siapa dan apa yang salah?

Government? Education system? The people? It doesnt matter anymore. Victims are everywhere..

I think what is important the most would be to find the solution, to find things that could prevent all these bad and horrible things to happen..

However, above of all, i feel guilty to my two innocent little creatures at home. Nayla and Lolop..

What have i done? How could i bring them to these horrifying and ruthless world?

Oh Dear God, please protect them from all these insanities 😦

Eny’s Law

Posted in crazy theory, featured with tags , , on November 30, 2011 by enybodyhome

Tadi pagi, sewaktu berangkat ke kantor, tiba-tiba satu hal muncul di otak gue. Entah kenapa, gue ngerasa pemikiran gue ini, layak diberikan teori terbesar abad ini. Its about how tingkat kemudahan kita tidur bisa dengan mudah menunjukkan berapa usia kita. (Okay, ini teori gila aja, gak usah diyakini sepenuh hati, apalagi sampai dipatenkan segala atau dibandingin ama teori teori fisikanya Einstein atau Newton.)

 

Jadi begini, sewaktu lo bayi, elo pasti bakal dengan mudahnya tertidur hanya dengan ditimang atau disusuin oleh ibunda tersayang. Seiring lo bertambahusia, tingkat kemudahan tidurnya pun berkurang. Elo baru bisa tidur kalau didongengin atau dikelonin atau dikasih mimi susu. Di usia-usia ini juga, elo masih bisa cepat tertidur sewaktu dibonceng ayah naik motor, padahal hanya untuk jalan-jalan sore keliling komplek. Semakin besarpun, tingkatnya beda lagi. Elo baru bisa tidur kalau jarak berkendaraannya agak jauh.

 

Nah, teori ini gue dapat dari hasil mengamati anak-anak dan ponakan-ponakan gue yang masih piyik-piyik itu. Tapi tentu aja, samplenya ga lengkap kalo gue belum meneliti sample dari usia dewasa. So, guepun meneliti diri sendiri.

 

Iya, sewaktu gue masih usia sekolah, belasan tahun, masih lugu, polos, dan semua serba kencang plus oke begitu, gue masih bisa tidur meski cuma dibonceng motor. Masih keinget ama gue, gimana pacar gue kala itu, suka sewot karena dia kudu luar biasa hati-hati ngendarain motornya, akibat dari guenya yang sering kali molor di motor, kalau dibawa ke mana-mana. Pun, kemampuan itu masih gue miliki sampai gue masuk ke dunia kerja dan kuliah. Perihal tidur di angkotpun, gue juga jagonya. Jarak antar kantor – rumah yang bisa menempuh waktu dua jam pun ga berasa ama gue, saking gue selalu siap sedia tidur selama perjalanan. Kelewatan dan salah turun pun jadi langganan.

 

Seiring bertambah usianya gue, dari gadis muda yang manis imut sintal dan keren menuju wanita dewasa okeh cantik dan tetep keren ini, kemampuan gue buat tidur di mana aja pun berkurang. Sekarang gue udah ga bisa tidur di boncengan motor. Tidur di angkotpun, sudahga bisa senyenyak dulu. Dari dua jam perjalanan, paling cuma 10 menit aja gue bisa tidur. Ga usah jauh-jauh, dengan usia kita yang dewasa dan penuh dengan gejolak kehidupan ini, tidur di kasur yang empukpun, seringnya malahga bisa tidur. Tidur nyenyakpun jadi impian semua orang dewasa. Ini karena kita lagi di masa matang-matangnya jadi manusia, usia produktif kalo kata orang.

 

Lalu,  penelitianpun berlanjut ke generasi orang tua. Kata orang, semakin kita tua, semakin kita bertingkah kembali seperti anak-anak. There, terbukti sudah. Si mbahbisa dengan mudahnya molor di teras, sewaktu dia cuma duduk-duduk santai sore-sore dengan wedang teh dan pisang rebus. Karena apa, karena dia sudah tidak di usia produktif lagi.

 

Voila, penelitian gue pun kelar. Sample lengkap, dan teoripun terwujud. Yep, teori yang menyebutkan bahwa : “Kemudahan orang tertidur, berbanding terbalik dengan kedewasaan dan keproduktifitasan seseorang” BEUH!!!

 

Mana,mana, mana itu nobel pengetahuan????

 

 

 

 

 

waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak

Posted in Uncategorized with tags , , on October 5, 2011 by enybodyhome

Waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak.

Ibu saya bilang, karena Bapak gak punya uang.

Jadilah saya tidak bisa menyanyi dengan baik.

Karena di TK banyak diajarkan menyanyi, bukan?

 

Waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak

Padahal sebenarnya saya ingin.

Di TK biasanya ada perosotan dan ayunan.

Jadilah saya cuma bisa main perosotan dan ayunan, dalam hati.

 

Waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak.

Langsung sekolah dasar saja, kata ibu.

Jadilah saya tidak jago menggambar.

Nilai prakarya sayapun selalu enam.

 

Waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak.

Mungkin ini sebabnya saya sekarang kebingungan.

Karena saya tidak tahu bagaimana cara mengatasi patah hati olehmu.

Bukankah di TK diajarkan caranya?