Archive for psycho

i am a mess..

Posted in a simple hello, daydreaming, featured with tags , , , , , , , , on September 8, 2014 by enybodyhome

So.. my last post was on June..

Been three months, seperti biasa banyak hal terjadi. Ups and down, ups and down. Ups and down..

First soal bokap. Dua minggu lalu dia masuk rumah sakit. Sakit parah, gue khawatir nya minta ampun. Apalagi waktu itu diwarnai sama krisis cari rumah sakit yang punya fasilitas yang bisa untuk penyakit bokap, dan bpjs.. Oh dear ntah apa gunanya bpjs kalau setiap rumah sakit yang gue telepon jawabannya selalu kamar pernuh. Sedih rasanya jadi orang miskin itu emang pas sakit ya 😦

Anyway,gegara bpjs ini gue jadi tengkar sama kakak gue. Entah gimana jalan pikirannya sampe dia nyalahin gue yang masukin bokap ke rumah sakit tanpa fasilitas bpjs. Entah kenapa menurut dia harusnya bokap bisa diusahain masuk ke rumah sakit yang ada bpjsnya. Entah dia ga percaya sama gue atau gimana, gue udah cari semua rumah sakit yang gue tahu padahal, dan semua rumah sakit ga mau terima bokap. Saat kondisi bokap begitu, satu yang kepikiran ama gue cuma bokap ditangani dan langsung bisa dapet rumah sakit yang mau terima dia. TApi entahlah. Kakak gue yang baik hati itu ga sejalan pikirannya sama gue, so jadilah gue perang dingin sama dia. Yeaaah, itu biasa antara saudara, but i dont know, considering its about bokap, i think my sister has just gone too far, that i would never want to make up with her anymore

Oh well, yang penting bokap udah mendingan sekarang, meskipun dia harus tetep jaga makanannya setiap hari dan terpaksa minum obat terus sepanjang hidupnya. I just wish bokap cukup sabar dan mau terima kondisinya sekarang 😦

 

About my marriage. Its ended. Over. Resmi dan official. (Yaiyalah, dari bertahun tahun lalu gue juga sebenernya sudah tahu its over) Keluarga gue sebagian besar sudah tahu, dan maybe keluarga suami juga. Gue ga mau mikir macem-macem sekarang, i mean macem macem yang seperti kasihan anak, terus anak lo gimana, yang salah siapa bla bla bla. Gue cuma tahu, pernikahan ini udah sampai pada titik di mana kita berdua cuma bisa saling nyakitin dan tidak bahagia sama sekali. Orang tua yang tidak bahagia, apa bisa membuat anak bahagia? Bagi gue, Nayla dan Lolop nomor satu sekarang. Dan gue yakin, meski gue bercerai dari ayah mereka, mereka akan tetap bahagia. Gue percaya baik gue maupun ayahnya akan mendahulukan mereka di atas segalanya. Amin. Mudah2an istiqomah

 

My Professional stuff : Confirmed. I can not take it any longer working in here. I just need to move immediately out of here. Kapan tapi..?

Oh, hari ini gue juga mulai kuliah. Ambil Psikologi. S1. Mudah2an lancar dan tepat waktu. Although gue aga sangat ngerasa salah karena ini artinya semakin sedikit waktu gue sama anak-anak. I just  hope they would understand, that this is for a better future.

 

My social life. Gue mulai makin menyadari bahwa pertemanan itu ga bisa dipaksa. Kalau salah satu pihak sudah ga sreg dan ga nyaman, gada gunanya juga dipaksa. No, gue ga peduli sama orang yang bilang friendship is important. Well friendship juga seleksi alam kan. Siapa yang masih ada di samping kita seiring waktu, mungkin mereka yang sebenar-benarnya teman. Gue bukannya demanding sih jadi orang, menuntut semua orang selalu ada di samping gue, tapi kalau beberapa kejadian dan kelihatannya kita ga cukup worth buat mereka, buat apa dipaksa juga kan..

 

Speaking of which, a friend told me that i am kacau. A mess.. I guess i am…

Advertisements

Survival #3

Posted in a sweet goodbye, daydreaming, My Precious one with tags , , , , , , , , on April 28, 2014 by enybodyhome

so this is monday

already at the office, setelah kepanasan luar biasa tadi di angkot

Pagi – pagi berantem lagi sama Ardy, yeah whats new on that. Its like a good morning hello to me, or to both of us

 

Ntah kenapa, sitting here, at this office, makes the broken heart terasa lebih sakit dari sebelumnya. I practically dont know what to do now, and cant get my mind out of the issue. My chest feels heavy, can not breath, can not think, can not do anything

All i want is to sit in a dark corner, and cried my eyes out, reaching for help. I dont know whose help though

 

The pain, oh the pain. Still couldnt believe myself, i am here again, the same condition, the same issue, the same heart broken, by the same person

Whats worse is , i could not even blame the person for this, as i know it so well i might be the one who is to blame

cbe4db63b5860f99d5d7bbea33beb4ee

 

i have no defenses

Posted in a sweet goodbye, crazy theory, daydreaming, My Precious one, my songs with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , on April 25, 2014 by enybodyhome

Jadi keuntungannya kalau lo sudah sering kecewa, patah hati, sakit  hati dan sedih adalah, lo udah tahu persis apa yang akan lo rasain. Dah tahu persis apa yang harus lo lakuin. Dah tahu persis gimana cara nutupinnya dari orang lain supaya lo bisa terlihat okay okay azaa.

Dah tahu banget deh what to do, how , what, when and where..

Karena nothing new juga.. Rasa nyeri di dada, seperti ada pisau berkarat yang ngebelah elo dari leher hingga ke perut pelan-pelan. Rasa kosong di setiap sendi, nadi dan tulang di tubuhlo, yang sebenarnya seandainya lo bisa, lo maunya ga kemana-mana dan cukup leyeh-leyeh saja di tempat tidur. Berduka.. Keinginan untuk selalu kedipin mata supaya otak lo yang kosong bisa teralihkan, dan ga perlu mikirin kesedihan lo atau orang yang bikin lo sedih. Kesibukan yang lo cari-cari, berusaha sekuat tenaga mencari distraction dan mantengin diri untuk fokus ke hal tersebut.. Iya, semuanya tetap sama. The same thing all over again.

Tapi apa lantas elo kebiasa, dan bisa jadi okay okay aja kalau lagi sedih patah hati kecewa dan sakit hati?

Nggak.. ga pernah bisa akan terbiasa..

Lo tetep aja ga bisa fokus, dan every now and then mikirin that person, who breaks your heart.

Lo tetep aja berharap malam cepet datang supaya lantas lo bisa rebahin diri di dalam gelap, and drown your self in your sorrow, ditemani lagu-lagu sedih. And then the series of sleepless nights begin..

Lo tetep aja berharap waktu berjalan lebih cepat, karena lo tahu, satu-satunya yang bisa nyembuhin luka lo, cuma waktu.

Bukan mabuk-mabukan, bukan distraction, bukan nangis semalaman, bukan curhat sama temen, bukan curhat di blog, dan bukan semuanya.

Iya, cuma waktu…

 

Meski ga tahu juga, apa bener waktu yang nyembuhin, atau lo cuma udah kebiasa aja ama lukanya, sampai – sampai ga berasa lagi

 

Anyway, semua yang gue tulis di atas sih, cuma kejadian ama gue. Pengalaman pribadi gue aja. Ga tahu dan terserah juga sih elo gimana…

 

menukar cinta dengan seks

Posted in crazy theory with tags , , , , , , , on December 2, 2011 by enybodyhome

Salah satu teman pernah cerita. Saat dia selingkuh dari istrinya dengan perempuan lain yang mati-matian cinta sama dia, dia sering kali ikut-ikutan bilang cinta, just to have sex with his mistress. Metode yang samapun dia lakukan saat dia selingkuh kedua kalinya dengan perempuan lain, yang juga mati-matian cinta sama dia. And it works. He’s got sex from the girl.

Di pihak lain, si perempuan yang juga teman saya, menggunakan metode yang berkebalikan. Dia rela memberikan sex yang diingini si laki-laki hanya demi supaya bisa menghabiskan waktu dengan si lelaki, dan mendapatkan sedikit kata-kata manis berbumbu cinta darinya. Loser? Entahlah, dia akui dia lakukan semua itu demi cinta.

 

Kesannya jadi kaya simbiosis mutualisme ya, kedua pihak untung. Yang satu dapet sex, yang satu lagi dapet “cinta”, meski cintanya cinta bohongan. Sebenernya gak papa juga sih, kalau dua-duanya ngerasa ga dirugikan, ngerasa diuntungkan selalu, dan ga ada drama menye-menye cengeng sakit hati nya belakangan. Lalu apa kabar kalau in the end si lelaki bosan mengumbar kata cinta, secara ya namanya juga cinta bohongan. Apa kabar, kalau lalu si perempuan ditinggalkan? Miris, perih, ngilu. Sudah melakukan dan memberikan semuanya dengan harapan dicintai, kok malah ditinggalkan. Ujung-ujungnya ada jugakan tuh drama menye-menye?

Women would do sex for love, and men would say love for sex.

Ironis, tapi memang begitu kenyataannya. Most women kadang saru dan mudah tertipu sama yang namanya kata-kata romantis nan manis, that’s why kita kudu pinter pilah-pilih, mana yang beneran  tulus, dan mana yang cuma karena incer seks aja. Jangan asal dipercaya aja tuh semua omongan laki-laki. Laki-laki tuh pintar, mereka bisa saja bilang cinta, tapi di belakangnya ditambahin bumbu “ Tapi aku ga bisa janjiin apa-apa” ke perempuan target pelampiasan seksualnya. Dan bodohnya lagi, biasanya perempuan ya manut-manut aja, dan malah ditimpali dengan “Aku gak ngarep apa-apa kok, yang penting kamunya cinta aja ama aku” Beh!

Harusnya ya, sudah tahu begini, perempuan kudunya ngerti dan bisa bedain, mana sex mana cinta. Kalau kesepakatannya memang cuma ingin have sex, ya uwes, ga usah ngarep-ngarep ada cinta belakangannya. Kalo gak ya, depresi sendiri. Kalau memang dari awalnya cuma ingin have sex berlandaskan cinta, ya carilah laki-laki yang memang pantas dicintai. Gak usah pake bilang ” aku gak harap apa-apa”. Trust me, kalau gak harap apa-apa, ya elo ga usah minta tuh laki-laki menukar cintanya dengan seks yang lo berikan dong.

Dan laki-lakinya, mbok yaa jujur aja. Kalau emang dari awal ga ada cinta, dan cuma ngarep sex aja, ya aturan ga usah jual-jual kata cinta di depannya. Kan kasihan perempuannya juga kalau ujung-ujungnya jadi ngarep. Be fair, say that you only want a casual – sexual affair. Not more. Kalau sudah dibatasi begitu, dan perempuannya masih mau ya, paling ga si perempuan memang enter with her own risk dong. Tapi ada gak ya laki-laki yang begini? Ada, saya pernah nemu satu. And yes, he was my partner in friend with benefit. Dan sampe sekarang saya tetep menghormati dia, karena dia ga pernah ngejual kata cinta to get in bed with me. He was being honest as bastard as he was.

Etapi kembali lagi, kalau si teman lelaki saya ga menggunakan kata cinta, si perempuannya juga ga bakal mau have sex kali ya?

 

PS: tulisan ini tidak bermaksud mendiskreditkan kaum laki-laki, swear

 

 

 

you are, the only obsession

Posted in crazy theory, featured with tags , , , , , , on November 30, 2011 by enybodyhome

Obsesi

Siapa yang ga punya obsesi? Semua orang pasti punya obsesi.Ada yang terobsesi ama artis, ada pula yang terobsesi jadi artisnya sendiri. Adayang terobsesi sama mantan, atau bahkan ada pula yang diobsesiin ama mantan.

 

Obsesi ini sebenernya bagus-bagus aja sih. Tergantung kadarnya. Kalau kadarnya masih normal dan sewajarnya, obsesi malah jadi hampir sama seperti cita-cita, bagus sebagai pendorong dan semangat hidup. Misalkan terobsesi jadi artis, ya artinya jadi semangat buat mencapai tujuannya untuk menjadi artis. Yang terobsesi ama artis, mungkin jadi ngerasa semangat untuk meraih kesuksesan seperti artis idolanya. Nah kalo yang terobsesi ama mantan, ya berarti cita-citanyakan berada di sisi si mantan dong, maksudnya jadi jodohnya gitu kali ya.. Cita – cita yang mulia sekali.. *applause

 

Anyway, apa kabar kalo kadar obsesinya jadi berlebih? Ini yang nyusahin dan berbahaya. Seperti kata mbak Nina, sesuai dengan arti katanya yang berarti “kungkungan” , berlebihan terobsesi pada sesuatu itu ujungnya ya malah jadi mengkungkung diri sendiri. Dari matahari terbit, sampe tenggelam, sampai terbit lagi yang ada di pikiran ya itu –itu aja. Itu apa maksudnya? Ya itu, yang jadi obsesi maksudnyah.

 

Everyday, everynite, every minutes every second yang jadi pusat perhatian ya itu-itu aja. The centre of the universe. Gak peduli apakah obsesinya salah, ga tepat, atau malah ga mungkin.Sukur-sukur kalo malah jadi semangat, tapi kalo misalnya malah jadi membahayakan atau merugikan orang lain, ini kan repot. Misalnya, saking terobsesinya jadi artis, di mana aja kapan aja selalu pakai kaca mata item, dan sibuk no comment-in semua pertanyaan orang, dan even langsung sewa bodyguard segala.  Terus sama yang terobsesi ama artis, ujug-ujug malah jadi stalker atau psycho yang kerjanya malah bikin si artis takut. Banyak kan kasus di mana si artis terbunuh atau dicederai oleh fansnya yang terlampau terobsesi oleh mereka? Atau kalo terobsesi ama mantan, udah tahu mantannya dah kelar, dah move on, dah punya yang baru, ini si pihak sini yang masih terobsesi malah lagi sibuk-sibuknya atur strategi setiap hari buat narik lagi perhatian si mantan dan bikin si mantan putus dari pacarnya yang sekarang. ITUkan gengges banget ya bo! Gengges dan amat memprihatinkan.

 

So, kalo kira-kira punya obsesi, cobalah ditimbang-sana-sinikan ama keadaan diri sendiri dan lingkungan. Kalau semisal ternyata bahwa lingkungan dan keadaan diri sendiri ga mendukung, ya mbokya itu obsesi dijadikan khayalan dan fantasi sajalah. Atau yang paling mungkin, cobalah bermain dalam imajinasi sendiri, seolah-olah itu obsesi bisa jadi nyata, lantas tuangkanlah dalam tulisan cerpen, naskah, atau apalah yang sekira-kira bisa bikin elo berkhayal seluas mungkin. Sukur-sukur ada penerbit atau produsen sinetron yang tertarik. Iya gak sih. Tapi inget, jangan sampai malah jadi hilang dalam imajinasi sendiri ya. Terus buat yYang sekiranya masih terobsesi ama mantan, mbok ya mulai dilegowokanlah. Toh, pada kenyataannya dunia itu luas banget, penduduknya aja udah hampir 13 milyar bukan sih? Masa iya, dari segitu banyaknya ga ada yang bisa gantiin si mantan?

 

As for me, obsesi gue mah tetep, jadi model. Dan karena keadaan lingkungan dan ini ukuran perut sudah ga mendukung, yah terpaksalah, bergaya model dengan modal sendiri, alias narsis dengan handphone seadanya. Hohohohhohooh

*Strike a pose for Vogue

perhatikan gambar toilet di belakang, ya di sanalah obsesi berlebih kudu berada