Archive for obsesi

Ikutan Jadi Pengemis Aja SONOH!!!

Posted in crazy theory with tags , , on June 26, 2014 by enybodyhome

So pagi ini di kantor, gue ngebaca berita ini

Perut gue kaya ditonjok, gue berasa digampar bolak balik. Setiap hari gue cuma sibuk mikirin makan siang di mana, baju baju lucu, film – film bagus, ngeluhin hape merk cina yang sering kali eror, dan all the other hedonic stuff

While di belahan lain pulau, seorang kakek starves himself to death. Starves himself. To death

I can  not hold my tears reading the article

And hell this is exactly why gue benci banget posting posting yang protes dan melarang orang kasih uang ke pengemis. Gue ga pernah me-like atau setuju dengan posting posting seperti itu. Hell gue juga ga pernah dukung gerakan itu.

Bagi gue, elo mau kasih apapun itu ke orang, asalkan niatnya menolong, ya udah menolong aja. Ga usah mikirin dia bohong kek, punya penghasilan 6 juta kek, rumahnya di kampung gede, kek  the hell itu kan namanya ga ikhlas nolong kalo  lo masih perhitungan kaya gitu!!!

Toh kita juga ga bisa bedain kan mana yang beneran kelaparan mana yang gak. MAna kita tahu, selembar uang sepuluh ribuan yang ga mau kita kasih ke orang karena mikir dia pasti punya penghasilan 6 juta, ternyata bener -bener bisa nyelametin hidup itu orang?

Kita ga pernah tahu kan

Beberapa orang sikap gue yang begini ini ga mendidik, lemah, or whatever. FUCK I dont care what they say.

Beside, kalo semua orang masih iri ama profesi pengemis yang katanya dapat uang banyak itu sampe – sampe ga mau kasih sedikit jatah jajan mereka, ya udah ikutan jadi pengemis aja deh sono!!!





Survival #3

Posted in a sweet goodbye, daydreaming, My Precious one with tags , , , , , , , , on April 28, 2014 by enybodyhome

so this is monday

already at the office, setelah kepanasan luar biasa tadi di angkot

Pagi – pagi berantem lagi sama Ardy, yeah whats new on that. Its like a good morning hello to me, or to both of us


Ntah kenapa, sitting here, at this office, makes the broken heart terasa lebih sakit dari sebelumnya. I practically dont know what to do now, and cant get my mind out of the issue. My chest feels heavy, can not breath, can not think, can not do anything

All i want is to sit in a dark corner, and cried my eyes out, reaching for help. I dont know whose help though


The pain, oh the pain. Still couldnt believe myself, i am here again, the same condition, the same issue, the same heart broken, by the same person

Whats worse is , i could not even blame the person for this, as i know it so well i might be the one who is to blame



lets go right

Posted in daydreaming, My Precious one with tags , , , on March 7, 2012 by enybodyhome

I’m 30. I have two adorable daughters,and one loving husband. My family helps me raising my children lovingly and wholeheartedly while I’m working outside. Yes, we still rent our house, but hey, at least its a very comfy house, we like to live there and we rent it with a cheap price.

I’m in perfectly health condition. Once or twice having cold and flu or headache is normal I’m sure. And all my life I’ve never gotten any serious illness. *knockonwood. They say I’m not ugly, some even say I’m pretty, or sexy enough. Of course there’s always those people who will tell I am awfully fat and look unattractive, but hey if I like what I see on the mirror, why should I think of what others see? And for now, I quite like my shadow in the mirror, accept for the tummy part of course. But that was the cost for having such beautiful daughters, am I rite? And I never regret those 🙂

I have many friends. And few close friends, in the real world and in the internet. And they all are always very supportive. Well maybe some of them could be like  pain in the ass or stab me from the back, but why should I think about what’s going on behind my back? If what worth is the friends that are on my side..

I have stuff that I own and liberty to do what i like. I have blackberry that helps me to socialize, and to amuse me. I have that old creative mp4 player that helps me through the rough traffic jam here in Jakarta. I have enough money to buy small stuff that i like, such as clothes or shoes. Of course there is always time when I m broke, when even a good dinner i cant buy, but hey, it solves by itself, it always goes away eventually. I am not rich, but I am sure  I have enough of what I need.

I never go to any concert, i even seldom going out in a movie. Limited time, and of course limited money. But hey, I don’t mind. As long as I could eat my favorite food, MIe ABC cup, that is enough for me.

Now why am I writing these?

Trust me, it’s not to brag or being show off. it is also not in the purpose of making an image. But its to remind me, that I have a happy life, surrounded by the people I love, and that I should be grateful for that.
To remind me, I shouldn’t look at the grass on the other side.
To remind me,that whatever mistakes on the past, that whatever heartbroken I’m dealing now, and whatever troubles I have to face, they all won’t kill me..

resolusi apa ngimpi?

Posted in a sweet goodbye, My Precious one with tags , , , , , , , , , , , on December 30, 2011 by enybodyhome

Sudah lama banget, ga nulis buat #thekacrutmenulis. Thank God, Mbak Deesan, datang dan memberikan tema baru yang refresh kembali energi dan mood buat nulis.

Anyway, temanya resolusi. Keren. Mungkin momentnya pas banget ya, mengingat dua hari lagi tahun 2011 akan berganti ke 2012.. Time flies indeed..

(Damn suku maya, setiap kali nulis 2012 yang gue bayangin malah hal2 menyeramkan layaknya film 2012).

Actually, I gave up on resolutions since couple years ago. Since all my resolutions had never become reality. And since I’d always forgotten about them, even before January ended, and never tried to rechecked and reminded myself about them. And since all my resolution had always ended as dream resolutions only -__-.

Tapi Mbak Deesan bilang, resolusi kali ini beda. Bukan cuma resolusi tahun baru, tapi resolusi seumur hidup. Maknanya lebih cenderung ke “Melakukan hal-hal yang ingin lo lakuin sebelum mati’ *kok tiba-tiba keingetan film 2012 lagi..

Dan kata Riu, kudu ditulis 25 resolusi. Well Riu, challenge accepted!

Lets try to write them all (in random order) :

  1. Gue pengen nerbitin minimal satu aja hasil tulisan gue. Belum kebayang bentuknya apa, dan belum kebayang caranya gimana. à well actually ini salah satu resolusi yang menguap tak terwujud since couple years ago.
  2. Gue pengen bisa naik sepeda. à another resolusi khayalan
  3. Gue pengen jadi perempuan yang feminine abis, bisa jaga sikap dan omongan, ga serampangan ga gerabak gerubuk. à yes my dear, this is another dream resolution, actually yang ini yang udah bener2 gue let go. I would never be that kind of gul, no matter what
  4. Okay serius dikit. Gue harus punya peningkatan dalam karir. Alhamdulillah jalannya dah terbuka akhir tahun ini. Mudah2an tahun ke depan dah bisa lebih ditingkatkan lagi
  5. Belajar masak. Time is running out, actually time’s out sih, mengingat gue udah nikah di mana kudunya dah bisa masak. But hei, better late than never, rite?
  6. Bayar semua hutang. Yep, termasuk hutang2 personal, hutang puasa, hutang kartu kredit dan smuanya. Yang ini mudah2an tahun 2012 ini kelar smua, amiin.
  7. Menyembuhkan luka hati. Ini yang paling penting sebenernya. Mengingat semua hal yang gue tulis di atas, ga akan tercapai kalau gue masih nyimpan luka hati, dan lalu ga bisa focus
  8. Sekolah lagi.
  9. Mendidik anak-anak gue, dan memberikan yang terbaik buat mereka.
  10. Jalan-jalan ke Athena atauTokyo. Yes, im dreaming about  these places.
  11. Masuk tivi, diinterview untuk buku gue yang laku keras. (HAHAHAHAHAHAH)
  12. Cerita di buku gue dijadiin film.. (Wait, ini resolusi apa mimpi sih ya)
  13. Punya satu aja produk apple, apapun itu. *i never afford to buy any of them
  14. Make love under the moonlight. Seriously under the moonlight, outdoor gitu loh*iya sumpah ini impian juga
  15. Ngebahagiain nyokap dan bokap gue, nyokap dan bokap mertua juga ..
  16. Do good things for humanity. Being a social worker, someday.
  17. Seriously concentrate on enhancing my religious quality, and implement them on my daily basis
  18. Make new friends, and maintain the old friends. Growing old with them.
  19. Punya usaha sendiri. A boutique perhaps. Cause I love clothes and shoes.
  20. Punya rumah. (and how cud I forget this) -_-
  21. Be a better wife and mother. (repeat this 100 times)
  22. I want to be painted naked, like Rose in Titanic. *getok myself and make my eyes startled on point no.17
  23. Punya mobil, kalau udah punya rumah
  24. Lebih giat olahraga, dan mulai hindari junkfood.
  25. Be more grateful, and be happier


Okay, that’s that.

Wait, those resolutions, don’t have any schedules or work plan. This aint rite, maybe I should set up deadlines for them. Orelse these would be another empty dream..

Hmmm,,,this wud be hard…

you are, the only obsession

Posted in crazy theory, featured with tags , , , , , , on November 30, 2011 by enybodyhome


Siapa yang ga punya obsesi? Semua orang pasti punya obsesi.Ada yang terobsesi ama artis, ada pula yang terobsesi jadi artisnya sendiri. Adayang terobsesi sama mantan, atau bahkan ada pula yang diobsesiin ama mantan.


Obsesi ini sebenernya bagus-bagus aja sih. Tergantung kadarnya. Kalau kadarnya masih normal dan sewajarnya, obsesi malah jadi hampir sama seperti cita-cita, bagus sebagai pendorong dan semangat hidup. Misalkan terobsesi jadi artis, ya artinya jadi semangat buat mencapai tujuannya untuk menjadi artis. Yang terobsesi ama artis, mungkin jadi ngerasa semangat untuk meraih kesuksesan seperti artis idolanya. Nah kalo yang terobsesi ama mantan, ya berarti cita-citanyakan berada di sisi si mantan dong, maksudnya jadi jodohnya gitu kali ya.. Cita – cita yang mulia sekali.. *applause


Anyway, apa kabar kalo kadar obsesinya jadi berlebih? Ini yang nyusahin dan berbahaya. Seperti kata mbak Nina, sesuai dengan arti katanya yang berarti “kungkungan” , berlebihan terobsesi pada sesuatu itu ujungnya ya malah jadi mengkungkung diri sendiri. Dari matahari terbit, sampe tenggelam, sampai terbit lagi yang ada di pikiran ya itu –itu aja. Itu apa maksudnya? Ya itu, yang jadi obsesi maksudnyah.


Everyday, everynite, every minutes every second yang jadi pusat perhatian ya itu-itu aja. The centre of the universe. Gak peduli apakah obsesinya salah, ga tepat, atau malah ga mungkin.Sukur-sukur kalo malah jadi semangat, tapi kalo misalnya malah jadi membahayakan atau merugikan orang lain, ini kan repot. Misalnya, saking terobsesinya jadi artis, di mana aja kapan aja selalu pakai kaca mata item, dan sibuk no comment-in semua pertanyaan orang, dan even langsung sewa bodyguard segala.  Terus sama yang terobsesi ama artis, ujug-ujug malah jadi stalker atau psycho yang kerjanya malah bikin si artis takut. Banyak kan kasus di mana si artis terbunuh atau dicederai oleh fansnya yang terlampau terobsesi oleh mereka? Atau kalo terobsesi ama mantan, udah tahu mantannya dah kelar, dah move on, dah punya yang baru, ini si pihak sini yang masih terobsesi malah lagi sibuk-sibuknya atur strategi setiap hari buat narik lagi perhatian si mantan dan bikin si mantan putus dari pacarnya yang sekarang. ITUkan gengges banget ya bo! Gengges dan amat memprihatinkan.


So, kalo kira-kira punya obsesi, cobalah ditimbang-sana-sinikan ama keadaan diri sendiri dan lingkungan. Kalau semisal ternyata bahwa lingkungan dan keadaan diri sendiri ga mendukung, ya mbokya itu obsesi dijadikan khayalan dan fantasi sajalah. Atau yang paling mungkin, cobalah bermain dalam imajinasi sendiri, seolah-olah itu obsesi bisa jadi nyata, lantas tuangkanlah dalam tulisan cerpen, naskah, atau apalah yang sekira-kira bisa bikin elo berkhayal seluas mungkin. Sukur-sukur ada penerbit atau produsen sinetron yang tertarik. Iya gak sih. Tapi inget, jangan sampai malah jadi hilang dalam imajinasi sendiri ya. Terus buat yYang sekiranya masih terobsesi ama mantan, mbok ya mulai dilegowokanlah. Toh, pada kenyataannya dunia itu luas banget, penduduknya aja udah hampir 13 milyar bukan sih? Masa iya, dari segitu banyaknya ga ada yang bisa gantiin si mantan?


As for me, obsesi gue mah tetep, jadi model. Dan karena keadaan lingkungan dan ini ukuran perut sudah ga mendukung, yah terpaksalah, bergaya model dengan modal sendiri, alias narsis dengan handphone seadanya. Hohohohhohooh

*Strike a pose for Vogue

perhatikan gambar toilet di belakang, ya di sanalah obsesi berlebih kudu berada