Archive for #30daysblogging

#30daysblogging #day19 – Zodiak Gila

Posted in daydreaming with tags , , , , , , , , on December 3, 2014 by enybodyhome

Sepertinya zodiak gue bukan aquarius deh. Tapi gemini. Atau Libra. Atau apalah zodiak yang konon katanya plinplan dan mudah berubah mood.

Jadi tadi pagi sampai setelah makan siang  ini, gue yang ketimpringan sendiri gitu. Karena apa? What else. Karena horny lah yang pasti. Ditambah lagi sambil dengerin lagu-lagunya RATM yang baru aja gue copy dari HDD nya ardy. Makin menjadi-jadi deh itu hormon yang bawaannya pengen merkosa lelaki. (Pardon my language, please) Anyway, ketimpringan sampe kepala pusing gitu gue jadinya. Nyebelin sih, tapi emang udah siklusnya gimana dong..

Lalu about after lunch, seorang temen minta tolong dicariin quote quote manis nan romantis untuk ditaro di hadiah ultah perkawinan dia dan istrinya. Cute ya the thing he does for the wife? Iya cute, dia bilang dia juga mau bikin slide show yang isinya foto-foto perjalanan pernikahan mereka selama 8 tahun ini. Manis ya? Iya. Romantis? Iya.

And anyway, so i helped him. And while browsing di google, kata-kata cinta penuh makna yang dalam dan penuh penghayatan, lantas gue jadi ikut-ikutan menghayati bener-bener katanya, and ga sadar gue jadi kebawa mellow, dan sedih..

Tau-tau hati jadi berat kaya perut kalo abis diiisi makanan dari pagi sampe sore. Kaya kepala abis dikondein dan disasak ala ibu pejabat. Ga enak banget.

Dan begitulah, gue jadi sedih..

Sedih kenapa? Gak tau, sedih aja. Iya gue kaya abg busuk ga jelas yang labil dan ga punya juntrungan. Hidup gue cuma punya tiga tingkat emosi, horny, marah, dan  mellow. Mau jadi apa kau, nak..

And anyway, dari RATM lalu gue ganti channel lagu ke lagu-lagunya Roxette dan Celine Dion.. :(. Sediiihhhh bangeeet rasanya

Damn it, ini pasti efek tanggal segini belum gajian deh

Advertisements

#30daysblogging #day17 – i wanna hold your hand

Posted in crazy theory, my songs with tags , on November 29, 2014 by enybodyhome

Once upon a time, a dear friend told me, salah satu hal paling intim dan penuh cinta yang bisa dilakuin seorang pasangan adalah berpegangan tangan..

Rasa dan efek yang ditimbulkan melebihi dari segala bentuk interaksi apapun macam ciuman, pelukan, or even have sex sekalipun. Coming out from him, salah satu the biggest bastard and ladies man i have ever known, gue sebenernya ga percaya sama sekali dengan teorinya itu. This man, who kalo ngeliat cewek cakep sedikit aja pikirannya langsung ke tempat tidur, kok bisa-bisanya mengeluarin statement seromantis itu. Dan dengan sendirinya gue jadi ga percaya sama teorinya sama sekali.

And anyway, but then i realize how true his words are.. 

Pegangan tangan mungkin kesannya remeh temeh, cheesy, dan abg sekali. Ga seru dan kaya cerita cinta romantis tahun 70an. But try it. Hold someone’s hand when you are lonely, scared, nervous,  worry, or needs to be loved.

You will feel that magical soothing power yang merangkak perlahan from the holding hands, lalu ke hati and give you strength. Giving you the power to not be affraid, nervous and worry, and totally giving you the feelings that you are loved. Dearly. The feeling that someone is actually there, holding your hand tight, and convince you that you are not alone. And that, is totally one of the best feeling in the world.

So i guess what he said was right. Holding hands is totally one of the best love expression that ever exists

So start holding the hand of your beloved ones now,  show them that you love them

And as for me.. All i want now is also holding some one’s hand and tell them “Please stay..”

Ps : i gues beatles didnt sing the song “i wanna hold your hand” for nothing..

#30daysblogging #day12 – nothing’s left..

Posted in my songs with tags , on November 19, 2014 by enybodyhome

I was only 19, you were 29
It’s just 10 years, but its such a long time
In a heartbeat, I would do it all again

Late night sex, smokin’ cigarettes
I try real hard but I can’t forget
Now in a heartbeat, I would do it all again

Now I see that you and me were never meant
Never meant to be now
Now I’m lost somewhere
Lost between Elvis and suicide

Ever since the day we died, well
I’ve got nothing left to lose

After Jesus and Rock N Roll
Couldn’t save my immoral soul, well
I’ve got nothing left
I’ve got nothing left to lose
Callin’ out sins just to pass the time
My life goes by in the blink of an eye
I know you want me
I was only lookin’ for a friend

And everything I was
And everything that I’ve become
Just falls into the end and

Well, obviously ini lagi jadi salah satu lagu yang paling sering gue dengerin lately. Iya, lagunya si the Pretty Reckless. Banyak hal yang bikin gue jatuh cinta sama lagu ini. Suara si vokalis dan the way she sings salah satunya of course. Juga musiknya yang rock mellow gitu, efek rasa yang ditimbulkannya kayak lagi jalan terlantung-lantung ga tahu arah pas lagi galau gitu. Dan of course, liriknya, Ya tuhan liriknya… Kayaknya gue banget gituuu!! (Sindrom ABG muncul lagi)

No, not the part i was 19 dan you were 29 nya, tapi the rest of the lyric.

As if the person can not be saved anymore, and have nothing left to lose. (Well with me, I have Nayla and Lolop of course), tapi sisanya, the other part of my heart yang katanya isinya cinta-cintaan itu, empty. Burned down. Ga tersisa.. Nothing left to lose..

Dan gue suka banget bagian, ‘even jesus and rock and roll can not save my immoral soul”. Pengen banget dijadiin tattoo deh rasanya. Coz its true, i ran to God and i ran to silly habits, nothing could save me. I am immoral. Devil in the flesh. Demon to the core. And i am certainly going to hell nanti setelah mati..

*wait, harusnya gue masukin lirik lagu Going To Hell punya The Pretty Reckless juga di sini. See, understand kan sekarang kenapa gue demen ama lagu – lagunya mereka..

#30daysblogging #day11 – Would you stop?

Posted in Uncategorized with tags , , , , , on November 18, 2014 by enybodyhome

Sejak kapan sebenarnya sih, orang merasa naik pangkat menjadi juri dan hakim bagi orang lainnya? Pertanyaan ini kerap muncul di otak gue, setiap kali ada temen atau orang lain curhat mereka ga bisa begini – begitu, atau terpaksa begini-begitu karena ga enak atau diminta oleh orang lain atau  masyarakat.

Pertanyaan ini juga muncul barusan, saat di group whatsap temen kampus yang lama lagi ngomongin soal pernikahan. Seperti biasa ya, pernikahan jadi momok bagi temen-temen gue yang single, terutama yang perempuan. Entah kenapa, pertanyaan “Kapan nikah” “Calonnya mana?” “Kapan nyusul” jadi pertanyaan yang paling sering ditanyain oleh orang lain ke mereka, melebihi pertanyaan “Elo apa kabar hari ini?” atau even “Jam berapa sekarang?” sekalipun.

These kind of question, annoys me so much. Gue aja, yang ga pernah ditanyain kapan nikah, eneg dan mual liat orang lain nanyain hal serupa ke temen-temen yang  jomblo. Come on deh, bukan urusan yang nanya juga kan ya, kapan tuh orang yang ditanya mau nikah, kawin ataupun cerai lagi sekalipun. Apalagi kalo pertanyaannya udah disangkut pautin ama organ reproduksi, dan sebagainya. Aduh bo, tubuh -tubuh orang, kok situ yang ribut ngurusin organ orang lain, Udah deh..

Kenapa sih, orang harus merasa punya hak untuk ikut campur akan hal-hal yang mutlak menjadi urusan orang lain? Mulai dari kecil, kita seperti diminta mengikuti kemauan orang lain. Waktu kecil, ditanyain “Kok belum numbuh gigi?” Atau “Kok belum bisa jalan?”. Saat sudah sekolah, ditanyain “Kok belum bisa baca, temen-temennya udah?” Pas smu ditanyain “Kuliah di mana?” atau “Udah daftar umptn kan?” Udah kuliah, ditanya kapan lulus dan dapet kerja, sudah kerja ditanya kapan nikah, sudah  nikah ditanya kapan punya anak, and so on, and so on, tiada berkesudahan.

Gue sendiri bukan sempurna ya, mungkin pernah ga sengaja nanya hal-hal seperti itu juga ke orang lain, entah sekedar basa-basi, atau emang beneran pengen tahu. But nevertheless, gue selalu berusaha (yang penting kan usaha ya), untuk menahan diri ga nanya hal-hal semacam itu ke orang lain. Specially pertanyaan “Kapan nikah?” to the jomblo-ers. Because i know how annoying it can be. Makanya kalo dicurhatin temen, gue selalu punya satu prinsip, “Yang penting lo bahagia” Itu aja. Titik. I mean, kalau dengerin apa kata orang, dengerin apa tuntutan orang, tiada akan pernah habisnya. Lo bener, lo salah, lo tetep akan dituntut oleh orang lain, tetep akan diomongin. So what is more important is to be happy in every state you are in, because nothing and noone is more important in this life beside yourself. (Dan anak-anak ding. Kalo lo udah punya anak, we all know how children are more important than us. Much more important). So, kalau elo happy dengan belum nikah, be it. Enjoy aja deh sampe waktunya tepat. Juga kalau lo happy dengan menjanda, be it. Toh yang penting lo happy, iya kan? Siapa juga sih yang mau hidup miserable dalam pilihan yang salah, JUST BECAUSE capek dengerin omongan orang lain..

And anyway, gak ngerti juga kapan orang mulai sadar bahwa apa yang terjadi pada orang,dan apa yang menjadi keputusan orang, selama itu ga ada hubungannya dengan mereka, harusnya ga perlu mereka tanyain atau dituntut. Lain hal kalo emang itu elo lagi dicurhatin atau dimintain pendapat ya. And even, kalaupun lo temen curhat atau dimintain pendapat, hak lo ya cuma kasih saran atau minimal dengerin aja kali ya. You have no right to demand the person you are talking with to do what you tell  them to do.

Iya sih kita manusia ga lepas dari  hakikinya to judge each other. Tapi all that demands, all that demanding question yang lo tanyain ke orang-orang, kayaknya bisa kok dikurangin. Lo sendiri juga pasti ga akan nyaman kalau dituntut ini itu kan?

 

#30daysblogging #day7 – Alone

Posted in My Precious one with tags , on November 13, 2014 by enybodyhome

Makin ke sini, gue makin mantep ama keputusan gue untuk “hidup sendiri”. I realize as time goes by, gue makin ga bisa melihat adanya sisi positif to be involved with any man. Romantically speaking ya maksud gue..

I have so many boyfriends. Bukan boyfriend pacar ya maksudnya, tapi friends who are boys  gitu. I love them. Most of them are wonderful friends. Kocak, bisa buat hiburan, dan mostly bisa diandalkan penilaiannya, karena cowok, lets admit it, lebih objektif dibanding cewek (yes yes, you may give me speech about gender regarding the statement, tapi ya gimana dong, emang yang gue liat begitu kok). And anyway, bahkan beberapa dari temen cowok gue itu, adalah my closest friends, adalah tempat di mana gue biasa curhat dan tell my most private parts of life, tanpa perlu khuatir dijudge atau dipandang sebelah mata. And again, i love them dearly.

Tapi… When it comes to perihal pacar-pacaran, romantis-romantisan, cinta-cintaan, dan sebagainya, gosh, i think i had enough with it! Mirip sepenggal lirik lagunya Puddle of Mud yang judulnya Blurry dan lagi sering gue putar itu, “Everyone is so fake, everyone is so untrue..” Cliche, but thats just how i feel..

Yep.yep, thats how i feel about them when it comes to love. Love between man and woman, maksudnya ya.. Gak tahu ya, mungkin gue lebay dan mendramatisir, tapi kayaknya kok ya most of them hurt me. A lot. In so many different kind of ways.

Ada yang ngakunya cinta,tapi tahunya pengecut ga berani mempertahanin gue dan akhirnya malah berusaha date raped me. Ada lagi yang kerjaannya selingkuh sepanjang perjalanan gue pacaran ama dia. Not to mentio n the physical abuses. Ada yang cuma used me for the sex, ada pula yang ngakunya cinta banget sama gue tapi semua tindakannya ga mencerminkan dia cinta ama gue. More like cuma terobsesi aja, gue diintaiin dan digeledahin macam kriminal.. Oh dan ada pula jenis lainnya, ngakunya cinta, but everything has to be about him. When in fact he had promised not to ever leave or hurt me..

Sick? Of course i am. But again, ga boleh ya menjudge orang sampe segitunya dan menurut pepatah bijak, katanya kalau semua orang kelihatannya salah,mungkin udah waktunya berkaca dan melihat ke dalam diri sendiri dulu, mungkin yang banyak cacat dan issue nya, malah justru dirinya sendiri. Bukan orang lain..

So okay, i humbly say that the problem is on me. Its totally me. Its not them. And i mean it. Lets see apa aja salah gue ..
Gue sepertinya egois, ga bisa diatur, keras kepala, terlalu cinta kebebasan, kasar, terlalu mandiri, serampangan, suka bohong, self centered, plin-plan, dan kurang mau berkorban demi orang lain..
Itu aja? Nggak, mungkin listnya masih jauh panjang ke belakang, so far ke belakang.. Tapi ya masa iya harus gue sebutin sampai selesai?

Dan anyway, dengan deretan panjang cacat dan masalah seperti itu, kayaknya gue emang gak layak minta lelaki yang sempurna kan ya (macam sempurna itu ada juga gitu?) Dan ga bisa berharap any man would treat me right juga kan ya?

And thats why, i decide to be alone. Literally. And insya allah ini niat gue,mudah-mudahan terkabul, amin..

Eh jangan salah ya, ini gue tulis bukan karena emosi atau gimana – gimana. Nggak kok. Sumpah deh. I am completely calm writing this, and the concept has been on my mind for quite a long time. 

Jujur, awalnya emang karena gue sering ngerasa kesepian bulan bulan kemaren itu… When gue didera berkali-kali masalah tapi most “guys” who said they loved me, justru werent there. In theory, they said they would be there..prakteknya,gak selalu sih. (And ini kenapa gue mulai nyari kesalahan mereka lagi sih. Ngaco. )
Back to the kesepian thing, lalu setelah sering ngerasa kesepian dan selalu ngapa-ngapain sendiri itu, akhirnya gue jadi get used to it. Biasa karena terpaksa juga sih,but I pretty much enjoy it akhirnya. And the loneliness started to change into a peaceful solitude. Yang pada akhirnya malah bikin gue lebih tenang. Dan enteng.. And i am finally happy..

Turns out being alone is not so bad at all. Totally not  bad.

Meskipun, ga bisa bohong, emang ada saatnya di mana gue ngerasa aneh dan awkward. Misal saat dengerin lagu cinta, jadi bingung harus terkenang-kenang ama siapa, (idealnya dengerin lagu cinta itu kudu sambil ngelamun kan? Bagi gue sih begitu). Tapi sayangnya, at the moment, no one is wonderful enough to be remembered while listening to love songs. But that shouldnt be a problem lah. I still have matt bellamy atau jhonny depp atau clive owen untuk dikhayal-khayalin. Atau saat gue lagi ngerasain gejolak di hati, sedih, bete, marah atau apalah yang kayaknya ga bisa diceritain ke temen, gue jadi gak tahu harus cerita ke siapa.. But then again, i always have my blog. So again, point yang ini bisa diremove lah..   Oh dan last but not least, jadi ga ada yang sekali – sekali bayarin jajan,makan atau nonton deh. Atau beliin hadiah-hadiah atau kejutan lucu dan manis itu. Hihihi. But Yaelah ini mah kecil.. Am an independent woman, remember?!!! (Dan kenapa gue suddenly tiba tiba lantas menjadi cewek matere gitu deh)

So anyway,i guess masalah yang timbul karena memutuskan menjadi sendiri, not really hard after all kan ya. I still so can handle it..

And except for that one thing of course. That one thing i have been so gemeransangan about lately. Yep. The sex.  Aaaaahh, what am i talking about,itu juga harusnya ga masalah kok. Toh i still have my hands and the one night stand  option is always open :p

#30daysblogging #day6 – First

Posted in My Precious one with tags on November 12, 2014 by enybodyhome

Okay, harusnya gue ngerjain makalah antropologi yang kudu dikumpulin besok, tapi ntah kenapa males banget liat tulisan sumber bukunya yang kecil-kecil dan bikin mata gue juling itu. This is quite odd sebenernya, secara makalahnya adalah mengenai perkawinan dan keluarga, dan terselip diantaranya adalah masalah seksualitas, my most fave subject.Tapi entah kenapa males banget ngerjainnya, is it maybe because im already good at it? *sibak rambut,melangkah dengan angkuh dan pasti. *kemudian kecemplung got

Anyway, gue mau nulis apa tadi? Lupa aja gitu..

Gue ini suka ngomong sendiri ya rupanya… *kemudian bingung sendiri

Oh i know, terkait dengan status gue di facebook kemarin, mengenai first love never lasts itu, yang kemudian dijadiin topik sama mba nina di facebook dan di blog nya (you may click the link if you want to read it), gue jadi pengen nulis apa dan siapa aja masa pertama pertama gue.

First Love : udah tahu lah ya, gue pernah nulis satu blog lengkap cuma tentang dia (iya bagi gue first love itu ya pertama kali suka ama cowok gitu. Kan based on lagunya nikki costa yang first love itu loh)

First boyfriend, first kiss : ada satu mantan jaman smu, anak kuliahan. pacarannya lumayan lama tapi backstreet, bisa dibilang he thaught me alot of things, and i was looking up to him banget. Sampai kemudian skarang dia jadi pendukung fpi, dan gue diunfriend ama dia for always jelek2in fpi :|. #Surem

First sex. *tengok kanan kiri. (takut dibaca emak gue euy). Adalah suatu waktu di dalam hidup saya. Gak gue sebutin orangnya ya, ngeri juga soalnya

First falling in love at the first sight ama cowok, adalah suatu waktu di suatu masa..

First husband : bapaknya anak-anak, Dan insya allah cuma dia satu-satunya, ga ingin nikah lagi ever again. EVER AGAIN

First naksir guru, Pak Dadang, guru fisika waktu smp

First nonjok orang : jaman kuliah, nonjok pacar kala itu

First ngerokok : jaman kuliah juga, gak cocok, ga mau coba lagi ever again

First minum alkohol : tahun 2006, bareng temen2 di Tipar, berakhir tidur di lapangan bola 😐

First naik pesawat : courtessy of mck

First tattoo : celtic triquetra di bahu, inspired by Charmed Series

First dijahit selain waktu lahiran : bibir atas. You dont wanna know why

First phone : Ericsson GF 788

First job : di Laundrette, jadi order taker 🙂 eh salah ding, di perusahaan curir apa gitu, sambilan waktu smu

First idol : Pierce Brosnan, di remington steele

First anime i love : Shiryu from saint seiya, irreplacable sampai sekarang

First foreign song that i love : love will lead you back – taylor daine, meski ga ngerti nyanyi nya dulu

First murder story : ted bundy, baca waktu kelas 5 sd. Yang bikin gue terobsesi ama cerita pembunuhan sampe  sekarang

First movie yang gue benci dan takut : G3oS/PKI

First email ID : khutray83@yahoo.com –” iya memalukan

First blog : khutrayudi.blogindosiar.com –“, iya masih memalukan

First song in my playlist : Hysteria. #teteup

Oh well, segitu dulu, sisanya kalo inget diupdate lagi. Back to the paper, shall we..

#30daysblogging #day5 – how good are you?

Posted in crazy theory with tags , on November 10, 2014 by enybodyhome

Im in between classes, dan karena temen-temen yang biasa ngumpul belum pada nongol, and some ga dateng, duduk mojok sendirian lah gue di lobby sambil dengerin musik.

Yeah, im that kind of people, ga akan mencoba sok akrab dengan orang-orang yang gue kenal, and especially who secretly staring at my tattoo like im kind of freak show.

And anyway, bengong sendiri while waiting for something gini, has always been one of my quality time. I enjoy the moment when i am accompanied by noone but myself. Its probably one of the times where i could feel peace the most, the other ones are seeing my daughters while they are sleeping, and eatingy fave foods :p.

While sendirian, i have moments to chill with myself, menikmati musik dan menghayati liriknya (yang biasanya gue sangkutin ke pengalaman pribadi dan kemudian ngebatin dalam hati, aawwwwh ini lagu gue banget!!! ABG much? Yes, thats how i roll xp), gue bisa duduk bengong lama-lama  ngeliatin berbagai jenis orang di depan gue yang lagi berinteraksi sama orang lain,bolak -balik, atau melakukan hal sama seperti yang gue lakuin, bengong, and then biasanya i will try to guess whats on their mind, how their characters are, and kalau orangnya ganteng atau cantik, how good they are in bed :p. And yeah, i enjoy the moments so much..

Speaking of which, what people think of me when they see me ya. I mean what if ada orang lain seperti gue yang suka duduk bengong mengamati orang lain, and then seeing me duduk sendiri gini, mereka guessing whats on my mind, wondering how my character is, and how good i am in bed bhikikikkik.

Dulu, sebelum semua orang bisa lihat gue bertattoo, beberapa orang yang skarang deket gue, banyak yang bilang bahwa first time impression mereka selalu bahwa gue anak baik – baik yang membosankan. Gak tahunya mereka salah kan. Wait, jangan-jangan mereka bener bahwa sebenernya gue orang yang membosankan, dan gue aja yang geer sendiri berasa kalo gue ini seru? #apalah

Nah sekarang ini apa ya first time impression gue saat lihat gue? Cewek badung yang tattoonya di mana-mana? Atau cewek kikuk yang suka ketawa sendirian?

Oh well, what am i writing anyway, bukannya what people think of you none of your business ya?
*toyor diri sendiri for being awfully narsis

#30daysblogging #day4 – Dia nggak mau diputusiiinnnn (?!?!?)

Posted in a sweet goodbye, crazy theory with tags , on November 9, 2014 by enybodyhome

Beberapa temen pernah curhat mengenai pacar-pacar mereka yang gak mau diputusin.
Terus terang, konsep dan statement ini, confuses me.

Kenapa gitu? Karena setahu gue,bukannya it takes two to tango ya? Dalam satu hubungan, bukannya harusnya ada dua orang yang berminat, tertarik, punya kepentingan dan tujuan yang sama, dan ada di jalur yang sama ya?  Nah kalau salah satu sudah ga berminat dan tertarik lagi, tujuan dan kepentingannya beda, dan ga ada di jalur yang sama lagi, bukannya itu artinya hubungannya berakhir ya?

Apa pihak yang satunya lagi boleh maksa supaya itu pihak yang ga mau sama lagi, ga jadi mutusin? Kalaupun boleh, apa enaknya sih jalanin hubungan sama orang yang kepaksa sama kita? Dan again, doesnt it take two to tango?kalau yang satu sudah gak ingin “berdansa” , bukannya bakal lumpuh ya?  Apa artinya punya hubungan kalau jalannya lumpuh dan berat sebelah?

Again, i really dont understand sama konsep “gak mau diputusin”. Gue belum pernah sih ngalamin diputusin. But kalau sampai ada yang mutusin gue dan decide to leave me, i would never ask them to stay, atau minta,gak mau ditinggalin. If they want to stay, it has to be by their own willingness.

Wait, not so long ago beneran ada yang “mutusin” gue ding. The person told me that dia ga mau deket sama gue lagi. Itu sama aja diputusin kan ya? And yes, all i said was okay. No fuss, didnt ask the person to stay.. So im a man of my word #ejiyeee

And anyway, really. For those who are having the difficult situation karena pacarnya ga mau diputusin, really? Bukannya jalannya semudah ga usah hubungin atau nemuin orang itu aja ya? Atau just said “i had enough with you, stop begging me to stay”. That easy kan ya? Ga usah kasih harapan atau terpaksa ama tuh orang just because dia ga mau diputusin. Its your life lagian juga, kenapa harus ikutin omongan orang? Kalau tuh orang maksa juga, call the police and put restraining order against that someone aja deh… Susah amat..

#30daysblogging #day3 – never mix friendship with sex

Posted in Uncategorized with tags , , , on November 8, 2014 by enybodyhome

Kemaren salah seorang teman di grup kampus yg lama, posting quote ini :

Once u start having sex, u have passed the friendship line and someone’s feelings are bound to be hurt..

Ntah itu quote dari mana, but all i could say regarding the quote was that the quote has got the  point.
Pengalaman teman – teman, yang ada di film-film, dan bahkan pengalaman sendiri, prove it.

Kalo ada omongan “never mix business with pleasure”, then the words “never mix friendship with sex” juga punya nilai kebenaran lebih dari 80%. I guarantee it.

Friendship yang gue maksud bukan cuma friendship asal kenal biasa ya, bukan model pertemanan yang cuma say hi say ho doang di mana satu sama lain ga tahu background story masing-masing. Yang gue maksud di sini adalah friendship yang bener – bener deket. Temen nongkrong lah minimal. Lebih dari itu, sahabat.  Lebih dari itunya lagi, sahabat sejati.

Kalo ada teori yang bilang ga mungkin cewek sama cowok bisa murni jadi sahabat, ya mungkin kalau in the end melibatkan sex di dalamnya ya. Semisal,lo sahabatan sama seseorang ,say for almost 7 years, lo share semua ke dia, dan vice versa. Lalu entah kenapa, one night or one day, you guys sleep together. Yang semula cuma tahu cerita masing-masing dari curhatan, now you could see in your very eyes each other’s most vulnerable side. The nudity. And sex.

Dan sesi open up to each othernya pun jadi naik satu level. Attachmentnya juga jadi naik satu bobot. Ini kalau have sex nya cuma sekali, tapi gimana kalau akhirnya jadi sering, dan rutin, dan menjadi saling terkait satu sama lain. Yang semula hanya terikat menjadi sahabat, pada akhinya terikat segala-galanya.

Gak bisa enggak, sex bring people together. The skin that touches each other, the smells that are smelled  together, the sweat that lingers from one to another, and the body parts that come together. All those sensation, dirasakan bersamaan dan berbarengan, eventually akan menimbulkan satu masalah baru yang lain, either ke salah satu pihak ; atau keduanya. The most dangerous part. The love part

Gue ga bilang antara sahabat itu ga ada cinta, atau ga mungkin tumbuh cinta kalau ga ada sex, atau bahwa semua sex will lead to love, tapi yang biasa dan sering terjadi, tahap demi tahap yang bahaya adalah : dari sahabat, have sex, lalu jatuh cinta deh..

Dan in the end, we all know fase apa yang terjadi selanjutnya yang terjadi setelah ada jatuh cinta. The broken heart part.

Kalau cuma satu pihak yang jatuh cinta, maka broken heartnyan jatuh di satu orang. Dan kalau satu orang ini ga sanggup nahannya, akhirnya memutuskan pergi, dan the friendship ends.

Terus gimana kalau dua-duanya saling jatuh cinta? Gayung bersambut. Everybody seems happy. Dunia indah. Seperti kata Jason Mraz, “Lucky im in love with my best friend..”. Yep, one of the best feeling in the world is to love and be loved by your bestfriend. Udah saling tahu semuanya, deket banget, dan mengerti each other’s darkest hours. Heaven kan?

Tapi nothing last forever. Kita semua tahu ini. Even the love that comes between bestfriend. Dan lalu saat cintanya usai, menjadi patah hati dan kedua atau salah satu pihak terluka, maka hampir mustahil to return the place where it was used to be. Impossible to be back as best friends..

And one thing for sure, sex jadi seperti merusak segalanya…

#30daysblogging #day2 – Bad choices (?)

Posted in Uncategorized with tags on November 7, 2014 by enybodyhome

Hidup itu penuh dengan pilihan. Dan kadang pilihannya adalah dua hal yang ga mengenakkan, atau dua hal yang sama-sama enak. Nevertheless, kita tetap harus milih juga akhirnya. Gak bisa sok-sokan abstain atau jadi golput terus-terusan karena gak mau milih. And no, i am not talking about pilpres, pemilu or anything related to that now

So, setelah berbulan-bulan ngelamar kerja ke sana sini, interview pontang panting di sana sini, gue kan akhirnya dapet tawaran dari salah satu organisasi bergengsi. Dengan gaji hampir sama dengan yang di sini. Dan posisi yang baik. Pokoknya everything i have ever wanted deh. Dan lalu gue dengan senang hati nerima dong. Seneng banget rasanya, akhirnya bisa pindah dari sini dan di tempat  yang ideal.

Tapi lalu waktu berlalu, dan gue sadar, ada banyak hal yang harus gue pertimbangkan sebelum akhirnya bener-bener pindah ke sana

1. Kantornya lebih jauh, gak hanya dari rumah, tapi juga dari kampus. Dan mengingat kondisi Jakarta yang sekarang, gue mules ngebayangin senepnya harus berangkat jauh lebih pagi ke daerah sudirman sana.

2. Dan lalu kebayang Nayla, dan pertanyaan-pertanyaannya kemarin. Paska dia nanyain berbagai hal kemarin, gue sadar gue harus lebih banyak ada di samping dia, more than i am now. That means, kalo gue ambil tawaran di kantor itu, artinya gue harus ninggalin ritual tiap pagi nganterin dia ke sekolah. Berkuranglah waktu berkualitas gue sama dia. And it means bad. :(. This point is actually the biggest concern i have now. GUe ga bisa terus-terusan egois mentingin apa yang gue mau, and keep putting aside what my kids need :(. I cant keep doing that to them ..

3. team leader gue, baik luar biasa. Asli gak tega ninggalin dia with all the slack and understanding he has given me.. 😦

Anyway, gitu deh. Gue sadar gue ga bisa punya semuanya. Dan beneran harus memilih. And based on above consideration, hari ini gue memutuskan menulis surat withdrawal myself from the position at that new office

Gak tau ya, mungkin nama gue akan di blacklist atau gimana. Tapi rezeki ada di tangan Tuhan, dan mungkin juga udah waktunya gue bersikap lebih dewasa. Ga ada kantor yang sempurna (except waktu di IOM kali ya…) So tahan tahan aja kali di sini, sampai semua personal issue gue stabil, dan itu termasuk internal dalam diri gue nya sendiri.

Bismillah…