Archive for #15harimenulisdiblog

Menjadi penting…

Posted in featured, Uncategorized with tags , , on October 14, 2011 by enybodyhome

“Menjadi orang penting itu baik, tapi yang lebih penting, untuk selalu jadi orang baik”

 

Kalimat tersebut di atas saya dengar waktu saya masih kecil sekali. Kalau tidak salah saat itu saya masih SD, dan sayapun mendengarnya sayup-sayup saat larut malam, melalu televisi 14 inchi milik keluarga. Waktu itu rumah kami kecil sekali, ruang tamu, merangkap ruang tidur, dan merangkap ruang makan dan ruang keluarga. Saya yang sudah terlelap, entah kenapa agak terjaga, dan mendengar Almarhum Ebet Kadarusman, di acara talkshownya yang saat itu sedang booming, di salah satu televisi swasta kita yang slogannya pakai kata OKE. Dan entah kenapa, kalimat sederhana yang disampaikan oleh Alm. Kang Ebet saat menutup acara tersebut, mengena sekali di hati saya. Di tengah usaha saya untuk kembali terpulas, saya mengucapkan kata itu di dalam hati, dan terus saya tanamkan di dalam benak saya. Hingga sekarang.

 

Dan begitulah. Sejak saat itu, setiap kali saya diminta mengisi diary kawan-kawan sebaya, dengan biodata saya (waktu itu yang begini, trendy sekali). Saya pasti menulis barisan kalimat sederhana tersebut di bagian “Kata Mutiara” , atau “ Kata Kenangan” atau “Motto”. Waktu itu saya belum terlalu meresapi maknanya. Hanya sekedar menulisnya supaya beda dari kata mutiara kawan-kawan yang lain yang rata-rata bertuliskan “Jangan lupakan aku” atau “Salam Manis Selalu” atau “Diam itu emas , emas itu kuning, kuning itu t*i”.  Tapi seiring perjalanan usia, saya semakin yakin bahwa kalimat itu benar adanya.

 

Dan mungkin, karena sangat terlalu berpedoman dengan kalimat tersebut, saya tumbuh menjadi orang yang sama sekali tidak ambisius. Dari sejak jaman sekolah, saya ga pernah tertarik ikut organisasi, jadi OSIS, jadi kakak-kakak kelas yang terkenal dan “penting”, atau jadi apapun yang kelihatannya penting. Satu-satunya organisasi yang saya ikuti, hanya ekskul theater, yang saya ikuti hanya karena saya suka theater. Bukan karena ingin terlihat penting.

 

Berlanjut saat di dunia kerjapun begitu. Saya gak tertarik mendekati “orang-orang penting”. Saya gak tertarik ikutan sok-sokan penting, apapun posisi saya. Bagi saya menjadi penting itu sama sekali ga menarik. Dan saya juga sama sekali gak ingin dianggap orang penting. Mungkin itu sebabnya karir saya ya di sini-sini saja. Gak maju-maju :|.

Lantas apakah saya menjadi orang baik?

Heheheh tidak juga sih. Saya ya saya. Yang begini-begini saja. Tidak penting, dan juga tidak baik. Yang saya tahu, saya selalu berusaha memperlakukan orang dengan baik, meskipun saya sendiri bukan orang baik. Kalau ternyata ada yang merasa tidak saya perlakukan dengan baik, dengan ini saya minta maaf…

 

*loh, kok jadi #edisilebaran ?

 

 

Advertisements

akhirnya menikah

Posted in Uncategorized with tags , , on October 13, 2011 by enybodyhome

Tamu    : “ Si Mbak XXXX katanya udah nikah, ya?”

Saya     : “Iya mbak, udah, bulan Februari kemarin”

Tamu    : “Wah akhirnya jadi nikah juga ya diaa..”

Percakapan di atas baru saja terjadi. Terus terang, saya agak terganggu dengan komentar si Tamu. Rasanya kok agak kurang sopan ya, mengomentari orang, dengan cara seperti itu. Seolah-olah yang dikomentari sudah desperate untuk nikah, sehingga si tamu mengeluarkan komentar “Akhirnya jadi juga…”.

 

Pernikahan itu bukan cuma sekedar hubungan antar dua anak manusia saja. Dibutuhkan kesiapan mental, fisik, dan material untuk itu. Kalau orang memutuskan menikah, itu artinya dia sudah siap. Dan sesimple itu pulalah, kalau orang memutuskan belum mau menikah.

 

Bisa saja mentalnya belum siap, atau fisiknya, atau materialnya, atau bahkan memang jodohnya saja yang belum nemu. Jadi siapalah kita berhak menilai orang yang belum menikah, baru menikah, atau “pada akhirnya” menikah, dengan berbagai komentar yang gak perlu.

After all, life is all about choice. Apapun yang dipilih oleh orang, bukanlah urusan kita.

 

h o m e

Posted in a sweet goodbye with tags , , on October 13, 2011 by enybodyhome

 

Home is where the heart is

 

Bagi saya, rumah bukanlah wujud kebendaan. Tapi adalah tempat di mana hati saya berada, dan nyaman. Tidak ada kepura-puraan, tidak ada gengsi, tidak ada jaga image,  tidak ada pamer prestasi, dan tidak ada rahasia.

 

Rumah adalah, suami, anak-anak, keluarga, dan teman-teman saya berada.

 

Rumah adalah twitter, blog, dan notes di facebook.

 

Rumah adalah window chatting, di jam kerja, di mana saya bersenda gurau dengan teman-teman

 

Rumah adalah tempat di mana saya menjadi diri saya yang sebenernya.

 

Rumah adalah kamu.

 

mantan

Posted in Uncategorized with tags , on October 11, 2011 by enybodyhome

Aku meliriknya dengan cemburu.

Dengan hati penuh layaknya perut kekenyangan yang tiada henti dijejali makanan. Dengan dada sesak, terbakar oleh hasrat ingin memakinya.

Ingin rasanya kupelototi ia lekat-lekat, aku gak rela kamu jadi miliknya.

 

Dulu engkau milikku.

Tempat aku berkeluh kesah.

Engkau selalu menjadi yang pertama kujamahsetiap mataku terbuka

Engkau selalu jadi pengisi hari-hariku.

 

Dulu engkau milikku.

Yang bila kukesal, ku perlakukan kau dengan kasar.

Tak jarang aku tak terlalu perduli pada dirimu.

Bagiku, kau hanya pemuas kebutuhan.

Wajahmupun sudahlusuh tak terurus olehku.

 

Aku meliriknya dengan cemburu

Terlihat olehku dia yang menyayangimu.

Memberimu baju baru, dan memperlakukanmu dengan baik.

Tapi hanya dulu engkau milikku.

 

Sekarang, kau miliknya.

Mantan Blackberryku..

 

 

 

 

lady rain, i see you at my window

Posted in Uncategorized with tags , on October 10, 2011 by enybodyhome

Berbeda dari sebagian besar orang yang gue kenal, gue ga pernah suka sama hujan. Hampir ga pernah suka. Kecuali kalau cuaca sudah panas terlalu lama dan bikin air kering ya,  baru deh gue mengharap hujan.

 

Bagi gue, hujan itu menyebalkan. Bikin becek. Apalagi karena gue tinggal di kampung, yang mana belum semua jalannya sudah diaspal. Rata-rata masih tanah. Dan kalau hujan, belok dan lumpur di mana-mana. Bikin gue yang punya anak kecil, sering was-was, takut Nayla kepleset atau kecebur lumpur. Oh, dan gue pernah loh, lagi hamil Kiara8 bulan, terus gendong Nayla, dan lalu kepleset jatuh, gara-gara jalanan licin.

 

Hujan juga bikin pakaian lama keringnya. Memang ada tehknologi pengering sih di mesin cuci. Tapi hei, gini-gini gue peduli lingkungan, loh. Menggunakan pengering terlalu sering kan gak hemat listrik. Dan itu bener-bener ga echo friendly. Iyakan?

 

Hujan juga bikin macet. Yup,kota kita Jakartayang tercinta ini memang biang macet. Tapi kalau hujan, itu macetnya sudah bukan biang lagi, tapi sudah jadi maha dari yang termaha macet. Gue pernah stuck pulang dari kantor jam lima teng, dan sampai rumah jam setengah sebelas malem gara-gara macet pas hujan.

 

Hujan bikin sinyal jelek. Yang ini salah gue juga sih. Siapa suruh pilih provider tv cable dan kartu gsm yang ecek-ecek. Alamat kalau hujan, ga ada channel yang ketangkep, dan sinyal hapepun Cuma SOS  :P.

 

Hujan bikin banjir di mana-mana. Wait, kalau ini juga bukan salah hujan ya. Salahkan orang-orang yang suka buang sampah sembarangan, salahkan para developer dan orang-orang kaya yang bikin mall dan apartemen di mana-mana tanpa memikirkan kaidah lingkungan yang benar, dan most easily, lets just blame our government :D.

 

And last but not least. Hujan bikin galau… Am I making this up? No!

Coba aja tengok twitter dan status2 fesbuk yang tingkat kegalauannya bakal meningkat kalau lagi hujan. And yep, ini berlaku juga buat gue. Hujan bakal bikin gue cengeng, and how I hate to be cengeng.. Ya habis, gimana ga cengeng, kalau hampir semua adegan romantis di film, sinetron,  TV series, and even songs, selalu melibatkan hujan sebagai latar belakangnya. And to be honest, satu hal romantis yang selalu gue impikan dari kecil sampai sekarang, tapi gak pernah kesampean adalah, saat gue kehujanan sendirian di jalan, tiba-tiba ada sesosok pangeran tampan yang memberikan payungnya buat gue berteduh. Kenapa ga nyodorin tumpangan di BMW atau Mercedes Benz aja coba yak, biar keren? Nope, because for me, berjalan berdua dalam hujan, is just the most romantic moment ive ever wished for…

#Ciyeeeeeee

 

 

hadiah

Posted in Uncategorized with tags , , on October 10, 2011 by enybodyhome

Saya    : “ Hei, hari ini gue ulang tahun loh!”

Kamu  : “ Oh ya, selamat ulang tahun ya..!”

Saya    : “ Sudah, begitu aja?”

Kamu : “Hehhee, mau hadiahapa dari gue?”

Saya    : “Adasih, satu hadiahgue pengen banget, tapi elo bakal kasih gak?”

Kamu : “ Apa ?”

Saya   : “ Ciuman. Ciuman di bibir yang mesra dan hangat..”

Kamu : “…… Ehmmm.. ya udah, nanti kalau ketemu gue cium elo dengan mesra dan hangat di bibir deh.”

Saya   : “ Asyiikk!! Bener loh!!”

 ———————————————————————————————————————————————

Tapi lalu kamu dan saya tidak pernahbertemu.

Tapi lalu kamu sibuk dengan dia, dia dan dia pacar-pacar barumu

Tapi lalu kamupun lupa pada saya, dan apapun yang pernah kita punya atau tidak punya.

Tapi lalu kamupun bahkan tidak pernah bertanya.

 

Dan  ciuman yang mesra dan hangat darimu itupun, tiada pernah tiba.

 

 

 

Jendela

Posted in Uncategorized with tags on October 8, 2011 by enybodyhome

Jika mata adalah jendela hati.
Maka rumahku,tentulah hanya memiliki satu penghuni.
It’s you..
Karena yang tergambar dimataku hanya satu
Yakni perih dan getir merindukanmu
Karena yang terlukis di mataku hanya satu
Kekosongan yang timbul
Karena kehilanganmu

Telur dadar paling enak sedunia

Posted in My Precious one with tags , on October 6, 2011 by enybodyhome

Saya ini paling suka telur. Telur rebus, telur ceplok, telur orak – arik, telur balado, telur disemur, telur apa aja deh.

Mungkin karena dari kecil, saya selalu bisulan, dan sering dilarang makan telur, akhirnya ketika besar, saya jadi tergila-gila sama telur. Untungnya, si bisul sudah jarang sekali menyambangi muka ataupun kepala.

Anyway, dari segala jenis telur, tadinya, telur dadar yang saya paling ga suka. Selain menurut saya amis, telur dadar juga aneh. Ribet, dan acak-acakan, plus saya juga ga pernah bisa bikin telur dadar yang enak.

Sampai kemudian setelah menikah, si suami yang hobby masak, membuatkan telur dadar untuk saya. Dan meski awalnya enggan, akhirnya saya mencoba. Ternyata rasanya luar biasa enak.

Dan lengkaplah kegemaran saya akan telur. Sekarang semua jenis telur officially saya suka.

Dan saya ga salah milih suami, karena dia membuat telur dadar paling enak sedunia 🙂

 

waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak

Posted in Uncategorized with tags , , on October 5, 2011 by enybodyhome

Waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak.

Ibu saya bilang, karena Bapak gak punya uang.

Jadilah saya tidak bisa menyanyi dengan baik.

Karena di TK banyak diajarkan menyanyi, bukan?

 

Waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak

Padahal sebenarnya saya ingin.

Di TK biasanya ada perosotan dan ayunan.

Jadilah saya cuma bisa main perosotan dan ayunan, dalam hati.

 

Waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak.

Langsung sekolah dasar saja, kata ibu.

Jadilah saya tidak jago menggambar.

Nilai prakarya sayapun selalu enam.

 

Waktu kecil, saya tidak pernah masuk taman kanak-kanak.

Mungkin ini sebabnya saya sekarang kebingungan.

Karena saya tidak tahu bagaimana cara mengatasi patah hati olehmu.

Bukankah di TK diajarkan caranya?

 

g.o.n.e

Posted in Uncategorized with tags , , on October 4, 2011 by enybodyhome

Malam itu , di suatu sudut kantor, di pusat Jakarta. Hening.

“ Jadi lo anggap gue apa?” Si perempuan bertanya.

Suaranya gemetar, dan  gemuruh di dadanya hampir bisa terdengar di ruangan yang sepi.

“ Gak ada. Hubungan kitakan purely seksual. Jangan minta macem-macem ke gue. Jangan ngomongin hal yang personal ke gue. Jangan sharing apa-apa ke gue. We are totally only sex partner”. Dingin suara si lelaki.

Datar. Hampir tanpa emosi.

“Not even friends? Ive always think of you as a friend you know..” Lirih suara si perempuan menahan tangis.

Si lelaki menatap si perempuan. Tepat ke dalam matanya. Namun masih dengan mata yang datar seperti tadi.

“Friend it is. Kalau elo mau anggep gue temen silahkan. But I only contact you for the sex”.

Setelah itu dia beranjak pergi.

Si perempuan berdiri diam.

Menatap punggung yang menjauh.

Tak sanggup berkata, namun matanya bak hujan.

Dan dalam hati ia berdoa, “Ya Tuhan, hilangkanlah dia dari hatiku. Hilangkanlah dia dari otakku. Dan hilangkanlah baunya dari tubuhku. Aku mohon, Ya Tuhan”.

Tiba-tiba dia rebahke  lantai.

 

—————————————————————————————————————————————————–

 

Pukul 05.30 alarmnya berbunyi.

Ia bangun, mengerjapkan matanya. Sesuatu membuatnya berfikir. Teringat olehnya, biasanya ada satu nama dan sesosok wajah yang muncul tiap kali dia membuka mata di pagi hari. Tapi dia tidak ingat siapa, dan bagaimana wajahitu.

 

Pukul 06.30. Perjalanan menuju kantor.

Ipodnya mengalunkan lagu-lagu secara shuffle. Lagu-lagu cinta terdengar.Ada yang ceria bak orang jatuh cinta, ada yang perih mengiris bak orang patah hati. Entah kenapa perempuan ini merasa aneh. Biasanya lagu-lagu ini mengingatkan dia akan seseorang. Tapi dia  tidak ingat siapa.

 

Pukul 09.30. Di kantor.

Suasana kantor mulai ramai. Sosok demi sosok pegawai kantor berdatangan. Si perempuan masih sibuk membuka-buka outlook dan menandai email yang penting. Satu sosok melewati mejanya. Tanpa menoleh, dengan sorot mata angkuh. Si perempuan menatap ragu dan bingung ke sosok lelaki yang baru saja lewat, tidak mengerti. Ada apa dengan lelaki itu? Mengapa dia begitu angkuh? Anehnya, dia merasa tak begitu mengenalnya.

 

Pukul 17.00. Perjalanan pulang kantor

Lalu lintas Jakarta macet. Dia kembali memutar Ipodnya. Dan kembali si ipod memutar lagu-lagu cinta. Secercah perasaan aneh muncul kembali di hatinya. Entah kenapa dia merasa lagu ini sangat special, dan seharusnya mengingatkan dia akan sesuatu yang special. Tapi dia tidak ingat apa-apa.

 

Pukul 21.00. Di rumah

Matanya mulai mengantuk. Dia putuskan untuk ke kamar dan merebahkan diri. Tanpa sadar tangannya meraih handphone, dan mengetikkan sms bertuliskan : “Goodnight, have a sweet dream. I love you so…”. Tiba-tiba dia berhenti, bingung. Dia tak tahu akan ia kirimkan ke siapa sms itu.

 

Pukul 22.30. Di Kamar

Matanya mengantuk, tapi dia tidak tertidur. Entah kenapa, sulit sekali ia memejamkan mata. Pikirannya sibuk mencari-cari di folder otak, dan hatinya. Sesuatu sepertinya telah hilang. Tapi dia tidak ingat apa. Dia tahu dia seharusnya memikirkan seseorang sebelum tidur. Selalu ada satu nama, dan sesosok wajah yang muncul sebelum dia memejamkan mata. Dan wajah itu akan selalu muncul kembali di mimpinya. Tapi dia sama sekali tak tahu siapa. Tidak ingat siapa namanya, dan tidak ingat bagaimana wajah itu.

Dalam putus asa , dia menangis tersedu, mencoba mencari apa yang hilang