satu penggal cerita terakhir

Hanya bercerita, Dan mungkin INI cerita terakhir saya  tentang kamu

Saya tertidur jam 2, dan terbangun jam 3

Saya terbangun karena mimpi kamu
Kamu dengan kaos biru itu, yang kamu pakai saat kita terakhir bertemu

Kita berdua ada di tempat tidur entah di mana.

Kamu tidur dengan wajah kamu menghadap saya.

Saya  di samping kamu

Tiba – tiba kamu beranjak bangun dan menangis. Memeluk saya.

Kamu berbisik “I love you”. Penuh perasaan. Teramat dalam.

Sayapun menangis. Dan memeluk kamu lebih erat.

“I love you so much too,”

Semua begitu nyata. Seperti bukan mimpi, seperti sungguh terjadi.

Sampai saya bangun, dan akhirnya sungguh – sungguh menangis

 

ITU prtama kalinya  saya dengar kamu bilang I love you lagi. Setelah sekian lama..

Dan mungkin satu satunya moment di mana kamu ucapkan itu ke saya sambil peluk saya erat sekali, dan menatap mata saya .

 

 

Tetapi, ITU mimpi …

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: