pada akhirnya

Pada akhirnya, kita semua harus terbiasa dengan pil pahit, berbentuk kenyataan

Bahwa bayangan, impian dan fantasi memang hanya sebatas bayangan, impian dan fantasi

Bahwa sekuat apapun kita berusaha, dan sekeras apapun kita bertahan, bila waktu menuntut untuk menghempaskan, maka terhempaslah sudah semua

Bahwa pada akhirnya kita akan kalah, bahwa akan selalu ada orang lain yang jadi pemenangnya

Begitulah

Me, out of all people harusnya sudah terbiasa dengan itu

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: