Disebut proses…

Minggu pertama – minggu keempat

Masa masa paling sulit. Di mana lo masih terlalu shock dengan apa yang terjadi. Every now and then you keep asking yourself why and how. Segala pertanyaan muncul di masa masa ini. Suddenly dunialo jadi monochrome. Hitam putih atau abu abu mungkin. Sedikit – sedikit nangis. No food or anything yang sanggup bikin lo ceria. No activities yang ingin lo jalanin. Lo cuma pengen tiduran denger lagu – lagu sedih and tryin hard to think of all the possible reasons why it has to end that way. 

Di minggu ini suddenly temen – temenlo harus punya ekstra kesabaran karena ga henti hentinya back and forth dengerin lo curhat yang itu-itu aja. Social media lo juga udah kaya halaman depan poskota atau lampu merah, bedanya kalo mereka penuh postingan ajaib, kalo socmed lo penuh dengan postingan dramatis nan tragis. Nowplayinglo juga ga akan jauh – jauh dari lagi lagu yang menyayat hari berdarah darah dan nyakar nykar muka. Sebagian besar lirik lagunya juga ga jauh – jauh dari lirik yang menurut lo mirip ama cerita sedihlo. Lo langsung aja merasa semua penyanyi dan pencipta lagu menciptakan lagunya khusus buat lo. Suddenly semua lagi bagai original soundtracklo.lo malas dengerin lagu yang gembira penuh cinta, kalopun iya palingan karena lagunya adalah lagu jaman lo dan si mantan masi pacaran, atau lagu kesukaannya si mantan, atau lagu yang dulu dikasih si mantan saat masih romantis dan baik baiknya. Tapi saat denger lagu itupun yang terjadi lo malah nangis sesenggrukan atau malah pengen nenggelemin dirilo ke kali ciliwung yang kotor dan konon katanya ada siluman buaya putih. Lo berharap si buaya putih nelen lo idup – idup aja rasanya.

Di minggu ini juga lo lagi labil labilnya, ngeblokir semua socmed si mantan, tapi kemudian jadi nyesel karena jadi ga bisa liat updateannya. Ga bisa liat sudah semove on apa dia. Ga bisa liat siapa kira kira gebetan barunya. Akhirnya lo minjem socmed temenlo atau minta temenlo untuk bantuin liatin dan laporin. Yep si temen punya banyak fungsi di masa ini. Udah jadi tong sampah curhat, tapi juga jdi spionase buat lo. Padhal lo bayar mereka juga nggak. 

Lo masih berusaha cari alasan untuk kontak si mantan. Bisa berupa pesan pesan penuh moral macam “semoga bahagia ya lo ” atau penuh intrik nan dramatis macam “how could you do that to me!!!” Atau lagi syarat makna macam “hapusin video video kita dan foto foto nude yang gue dah kirim y please!” Dan kmudian lo makin terpuruk sakit hati karena ternyta si mantan anteng dan kalem menjawab sapaan dramatislo dngan “oke” atau “sip!” Terus kenapa lo sakit? Karena deep downlo masih berharap dia akan mencegah lo pergi, karena deep down lo berharap dia akan berusaha untuk tetep bareng, karena lo berharap kalian ga perlu putus. Yang sayangnya itu ga akan terjadi.

Lo juga suddenly merasa menjadi tokoh utama di satu video klip dan atau sinetron,di mana settingannya tokoh cewek yang berduka dan paling malang sedunia. Kadang di bis aja lo bisa menerawang menatap jendela dengan pandangan kosong dan mata berkaca kaca. In  a way  lo berharap ekspresilo saat itu mirip natalie portman di film closer atau minimal naysila mirdad di sinetron liontin. Sayangnya gak mirip sama sekali.

Semua terdengar konyol, bodoh dan picisan ya? Gapapa.. Itu namanya proses, semua orang melewati tahapnya. Mau lo sok tegar dengan hand stand ala sanchai di meteor garden atau mau lo menangis dramatis ala toni braxton di vid clip unbreak my heart, semuanya dibolehkan kok. Again its a process. Jalanin aja, nanti juga lewat dan membaik dengan sendirinya. Dan gada patokan baku soal waktu yang lo butuhkan untuk menggalau, take your time. Coz in the end, only time can heal…

  

Advertisements

2 Responses to “Disebut proses…”

  1. akhirnya bisa baca postingan mbak lagi, kangen dengan tulisan khas “mbak eny”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: