Archive for February, 2016

Disebut proses…

Posted in Uncategorized on February 13, 2016 by enybodyhome

Minggu pertama – minggu keempat

Masa masa paling sulit. Di mana lo masih terlalu shock dengan apa yang terjadi. Every now and then you keep asking yourself why and how. Segala pertanyaan muncul di masa masa ini. Suddenly dunialo jadi monochrome. Hitam putih atau abu abu mungkin. Sedikit – sedikit nangis. No food or anything yang sanggup bikin lo ceria. No activities yang ingin lo jalanin. Lo cuma pengen tiduran denger lagu – lagu sedih and tryin hard to think of all the possible reasons why it has to end that way. 

Di minggu ini suddenly temen – temenlo harus punya ekstra kesabaran karena ga henti hentinya back and forth dengerin lo curhat yang itu-itu aja. Social media lo juga udah kaya halaman depan poskota atau lampu merah, bedanya kalo mereka penuh postingan ajaib, kalo socmed lo penuh dengan postingan dramatis nan tragis. Nowplayinglo juga ga akan jauh – jauh dari lagi lagu yang menyayat hari berdarah darah dan nyakar nykar muka. Sebagian besar lirik lagunya juga ga jauh – jauh dari lirik yang menurut lo mirip ama cerita sedihlo. Lo langsung aja merasa semua penyanyi dan pencipta lagu menciptakan lagunya khusus buat lo. Suddenly semua lagi bagai original soundtracklo.lo malas dengerin lagu yang gembira penuh cinta, kalopun iya palingan karena lagunya adalah lagu jaman lo dan si mantan masi pacaran, atau lagu kesukaannya si mantan, atau lagu yang dulu dikasih si mantan saat masih romantis dan baik baiknya. Tapi saat denger lagu itupun yang terjadi lo malah nangis sesenggrukan atau malah pengen nenggelemin dirilo ke kali ciliwung yang kotor dan konon katanya ada siluman buaya putih. Lo berharap si buaya putih nelen lo idup – idup aja rasanya.

Di minggu ini juga lo lagi labil labilnya, ngeblokir semua socmed si mantan, tapi kemudian jadi nyesel karena jadi ga bisa liat updateannya. Ga bisa liat sudah semove on apa dia. Ga bisa liat siapa kira kira gebetan barunya. Akhirnya lo minjem socmed temenlo atau minta temenlo untuk bantuin liatin dan laporin. Yep si temen punya banyak fungsi di masa ini. Udah jadi tong sampah curhat, tapi juga jdi spionase buat lo. Padhal lo bayar mereka juga nggak. 

Lo masih berusaha cari alasan untuk kontak si mantan. Bisa berupa pesan pesan penuh moral macam “semoga bahagia ya lo ” atau penuh intrik nan dramatis macam “how could you do that to me!!!” Atau lagi syarat makna macam “hapusin video video kita dan foto foto nude yang gue dah kirim y please!” Dan kmudian lo makin terpuruk sakit hati karena ternyta si mantan anteng dan kalem menjawab sapaan dramatislo dngan “oke” atau “sip!” Terus kenapa lo sakit? Karena deep downlo masih berharap dia akan mencegah lo pergi, karena deep down lo berharap dia akan berusaha untuk tetep bareng, karena lo berharap kalian ga perlu putus. Yang sayangnya itu ga akan terjadi.

Lo juga suddenly merasa menjadi tokoh utama di satu video klip dan atau sinetron,di mana settingannya tokoh cewek yang berduka dan paling malang sedunia. Kadang di bis aja lo bisa menerawang menatap jendela dengan pandangan kosong dan mata berkaca kaca. In  a way  lo berharap ekspresilo saat itu mirip natalie portman di film closer atau minimal naysila mirdad di sinetron liontin. Sayangnya gak mirip sama sekali.

Semua terdengar konyol, bodoh dan picisan ya? Gapapa.. Itu namanya proses, semua orang melewati tahapnya. Mau lo sok tegar dengan hand stand ala sanchai di meteor garden atau mau lo menangis dramatis ala toni braxton di vid clip unbreak my heart, semuanya dibolehkan kok. Again its a process. Jalanin aja, nanti juga lewat dan membaik dengan sendirinya. Dan gada patokan baku soal waktu yang lo butuhkan untuk menggalau, take your time. Coz in the end, only time can heal…

  

Advertisements

better..

Posted in Uncategorized on February 9, 2016 by enybodyhome

Back in the day, I can recall that,my thoughts were unclouded and sage
There was no black staining the walls of my memories
Now there’s a haze pushing me sideways and leaving me nothing to gain
Taking me back, locking me cold in disparity

Where was I meant to be?I feel I’m lost in a dream long for the day I can be myself

When I’m free, when my sun has set
Released my soul forever, I’ll have no regret
To be free I’ll exist again. No more lost endeavors
Nothing to contend, when I’m free

Color declines, all that defines me is falling away, far behind
Nothing to keep me with the time, the here and now

Where am I meant to be?
I feel I’m lost in a dream, yearning again only to be myself

Time is just a concept and always the first thing to fade
Agony and weakness nothing we can never evade
Years are cruel, they break us, bringing on decay and despair
Awareness and perception, something we can never repair

Freedom for me is all I’m really wanting, needing
Give me power to break out
I can’t hold on for any longer, my time has come to end it all

No one to blame, fate’s only random, it’s nothing we’ll ever explain
So it remains

unleashed – epica6cf55c81669a7b2fab6ae4b3320b0aac