Apalah

While bengong deket koridor nungguin dosen jam kedua. Gue jadi mikir. Dulu waktu belom ada hape, orang ngapain ya?
Baca buku? Gigitin kuku? Pakai kutek? Di kuku kaki? Nyari kutu? Ngapain ya… Gue kok lupa.
Oh kalo gue mungkin baca buku dan dengerin walkman ya. Ke mana mana harus bawa tas gede karena mesti bawa berbagai macam jenis kaset supaya ga bosan, dan gak lupa batere cadangan. Hihihi
Those good old days.. Waktu technologi belum mengambil alih hidup manusia, katanya. Jeileh lah itu emang walkman bikinnya pakai apa coba kalau bukan tehknologi? Diciptain gitu aja sama ibu peri? Buku juga nyetaknya pan pakai tehknologi ya?

Gitu deh manusia. Sukanya lebay dan kritik. Kemajuan jaman aja dikritik.. Dan gue bahkan baru aja ngritik manusia yang suka ngritik. Kritik – ception.

Dosennya belum nongol, and i have noone to talk to. Mati gaya

Untung gue punya blog. What would i do without you…

But i do feel lonely…

Advertisements

One Response to “Apalah”

  1. hihi dulu waktu msh kuliah di smg dan bolak balik ke jkt naik kereta, i always booked single seat yang letaknya paling depan or paling belakang. Bawa novel dan walkman dan kaset2 dan batere cadangan berpuluh2 (ok lebay sih tp emang banyak batere cadangannya). Hape cuma bisa buat sms dan telp. survived ya tyt..gak kurang suatu apapun jua 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: