Thank You, God…

Pernah denger quote yang kalo ga salah dan kira-kira bunyinya semacam ini “Jangan menyerah, karena biasanya saat lo memutuskan menyerah justru lo ada di satu langkah lagi menuju kemenangan”

Of course bahasanya ga persis sama. Juga kata katanya ga mungkin pakai kata-kata sederhana seadanya begitu. Tapi the quote has got the point. And i might just prove it today

This morning, masih membawa masalah tadi malam, gue bangun dengan luar biasa kalut. Kepala berat karena ga bisa tidur, dan perut begah karena kekenyangan. (Iya, sebelum tidur gue makan bihun goreng sepiring, that is totally why). Gue bingung kudu mulai dari mana nyari solusi buat lolop tadi pagi

Lantas temen kasih ide buat apply KTA. so gue catat baik baik usul itu. Masuk akal banget usulnya, KTA (kalau diapprove) mungkin bisa bantu gue biayain operasinya Lolop

Sampe kantor, gue langsung telp asuransi gue lagi, aviva. To make sure mereka bener bener ga mau ganti atau gak. Iya, ga mau ganti 😦

Lalu gue mulai kumpulin dan translate dokumen dan surat dari rumah sakit untuk mencoba peruntungan di asuransi kantornya Ardy. Dan langsung kirim ke Ardy, dengan sebelumnya gue komat kamit baca doa semoga bisa diapprove. Persis kayak dukun lagi baca bacain pasiennya. Deep down gue berharap Tuhan mau mendengar doa mahluknya yang jarang banget sholat ini.

Setelah itu gue mulai nelp beberapa Bank yang nyediain fasilitas KTA, gue juga browsing dan apply online di beberapa bank untuk KTA. Ga tanggung – tanggung gue ajuin KTA sejumlah biaya operasi lolop. (Although dengan gaji segini dan status karyawan kontrak, ga yakin juga bisa nembus)

And then gue mulai revise lagi semua kebijakan finansial gue. Mungkin udah waktunya gue punya tabungan yang bukan tabungan berjangka. Semua tabungan gue berjangka, which bikin gue kesulitan ambil uangnya di saat perlu

Sepertinya memang sudah waktunya bikin satu post lagi untuk tabungan yang bisa diambil kapan aja, dengan catatan KALAU PERLU. Bukan diambil kapan saja kalau perlu beli baju atau sepatu 😀

Gue juga mulai kerasin diri untuk berhemat. Tadi pagi gue udah makan bubur, dan di tas masih ada roti kemarin, which means gue ga perlu beli makan siang, karena kedua makanan itu harusnya cukup ya. So gue memutuskan ga makan siang. (yah itung itung diet lah ya)

 

Tapi lalu benar. Tuhan emang ga akan kasih cobaan yang ga bisa dihandle ama manusia nya. Siang ini langsung dapat email balasan dari kantornya Ardy, bahwa mereka bersedia cover semua biaya operasi lolop. ALHAMDULILLAHIRABBILALAMIIIN.. Sumpah gue lega banget. Rasanya kaya udah ga pup satu minggu dan akhirnya bisa pup dan keluar dengan sukses. Satu masalah besar akhirnya bisa diatasi. Bukti kebesaran Tuhan mungkin ini ya. Gue yang masih blangsak, ga beres, bukan orang baik aja masih Dia tolong. Gimana orang yang bener – bener baik coba ya. Satu kekhawatiran besar lewat, sekarang tinggal gimana caranya supaya pihak rumah sakit mau terima guarantee letter, dan kita ga perlu pakai metode reimbursement untuk biayanya. Semoga bisa, amiiin.

Oh dan kebaikan demi kebaikan berurutan datang siang ini. DIkirimin cokelat sama staff donor pas makan siang, dan salah satu staff sini kelebihan beli makan siang, so I could still eat lunch properly. Oh dan lalu email dari temen kampus masuk, kirimin ebook salah satu mata kuliah. Which means, gue ga perlu cari bukunya jauh – jauh. Again, Thank God. Turns out He doesnt hate me that much ya

Seminggu belakangan ini memang minggu yang berat banget buat gue. Eh gak ding, tiga minggu belakangan ini. Dan minggu ini paling berat karena kayaknya dicampur pms dan pms gue lagi parah-parahnya, sampe gue jadi drama queen gila yang nangis sesenggukan dan pake mikir mau bunuh diri segala. What a stupid drama bitch

Anyway alhamdulillah, di saat gue belum menyerah, Tuhan sudah kasih jalan nya. Dan mungkin gue ga sekesepian itu, masih banyak teman-teman gue yang sincerely so being supportive selama ini.

 

Thank you, God.. Thank you, Guys..

 

 

 

 

 

Advertisements

2 Responses to “Thank You, God…”

  1. Alhamdulillaah…… senang mendengarnya, kemarin waktu baca 2 post sebelumnya. gw ngga bisa komentar apa2. pengen meluk langsung aja, heheh dan hanya bisa mengirim berdoa.

    and betul banget, Tuhan memang ngga perna ngasih cobaan melebihi kemampuan kita, setidaknya sy sudah membuktikanx berkali-kali, and loe juga kan…? Tuhan ngga mungkin bohong, meski umat-Nya berkali-kali ngebohongi. 🙂

    My big hug & kiss for you, Nayla and Lolop :-*

    • hahahha kalimat kedua sebelum terakhir benar adanya. Umatnya yang sering bohong dan lari dari Tuhannya. Tuhan mah selalu benar dan ada di sisi kita terus.
      Thanks for reminding me, Mhi
      *hugs and salam terima kasih yg hangat dari ila dan lolop jugaaa

Leave a Reply to Mhimi Nurhaeda Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: