RIP my fave

Tadi malem gigi gue patah. Kalah perang akibat gue berusaha ngegigit coklat yang baru gue keluarin dari kulkas. Cokelatnya gak kenapa2, gigi nya gugur..

Ini gigi dah berapa bulan ini emang gompal sedikit demi sedikit.tapi anehnya gue ga pernah ngerasain sakit dari awal kegompalan sekalipun.
Dan ini gigi kesukaan gue. Kenapa gue suka, karena letaknya agak mencong sedikit. Jadi hampir gingsul gitu. And God knows how i.have fetish to gigi gingsul. Jadi ya lumsyan sedih juga pas liat dia gugur di medan perang. Tapi ya life must go on kan.
Jadi gue buang tuh gigi begitu aja. Kata orang gigi bawah buang ke genteng, gigi atas buang ke bawah. Gue masih nurutin tuh omongan, jadi gue buang giginya ke lapangan depan rumah.
Anyway ini gigi kaya mati rasa. Gak pernah berasa apa-apa. Yang sakit dan rusak malah gigi lain. Dan even pas patah kmarenpun ga berasa apa- apa. Ga berdarah dan ngilupun gak.

Dan sedih gue cuman sebentar. Bolongnya masih berasa aneh sih. Sekarang gue lagi nimbang-nimbang mau pasang gigi palsu atau didiemin aja ompong begitu.

Anyway,seandainya hati bisa seperti gigi. Patah bisa langsung dibuang, ga ninggalin sakit dan ga berdarah.
Dan kalaupun ada lobang nganga, bisa ditambel atau diganti ama yang palsu.

#DanApaBangetAwardGoesToThisPosting

Advertisements

2 Responses to “RIP my fave”

  1. Jangan ampe hati jadi mati rasa gitu yud, orang-orang ga akan belajar rasa sakit. Yang ada orang ga akan menghargai atau berjuang buat si hati itu sendiri

    #TrusJakaSembungAwardGoesToThisCommentGitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: