Archive for November, 2011

#justsaying no.4

Posted in daydreaming, My Precious one on November 18, 2011 by enybodyhome

it is bad already to love someone you cant have,and it’s gettin worse,cause you just have  to keep it in secret and pretend you are fine though your heart is breaking to pieces.. #justsaying

Advertisements

to blog or not to blog

Posted in Uncategorized with tags , on November 18, 2011 by enybodyhome

Kalau abis nemu dan baca blog yang bagus, gue selalu semangat. Biasanya bisa seharian penuh gue habisin waktu buat baca seluruh posting dari yang punya blog (terus gue kerjanya kapan, mohon jagan ditanya). Blog bagus itu buat gue seperti makanan buat otak. Kita bisa dapet banyak info, pemikiran, dan bahan renungan yang berguna buat si otak. Ya dari pada cuma mikirin hal yang itu-itu aja iya kan. Blog yang bagus buat gue juga ga ngebosenin. GUe selalu tertarik liat buah pemikiran orang, dan media paling gampang untuk itu setelah twitter, tentu aja blog. Dan blog yang menarik, itu artinya pemikiran orang yang punya blog, amat menarik bukan? Blog yang bagus juga buat gue bukan semata hanya blog yang memuat artikel-artikel berkualitas penuh dengan tata bahasa dan penggunaan kata yang maha durjana lagi canggih, tapi terkadang, blog yang isinya curhatan teruspun jadi menarik, tergantung bagaimana dia mencurahkan pemikirannya dalam tulisan.

Anyway, baca blog yang bagus juga selalu menimbulkan rasa iri campur kagum atas si empunya blog. Selalu timbul pertanyaan dalam otak gue, bagaimana dia punya ide untuk menulis seperti ini, bagaimana dia bisa kembangin idenya menjadi menarik seperti ini, dan lebih lagi, bagaimana dia bisa merangkai kata, kalimat dan mengembangkan paragraf sehingga ide dan curhatnya bisa dibaca sedemikian enaknya? Still, i dont have the answer.

Anyhow, sepertinya gue memang harus banyak belajar. Supaya bisa bikin blog yang menarik, dan tulisan yang enak dibaca. Yah kalaupun cita-cita jadi penulis ga kesampaian, paling nggak gue bisa bikin blog yang enak dibaca, iya nggak sih?

 

 

Pacar Lima Langkah

Posted in a sweet goodbye with tags , on November 18, 2011 by enybodyhome

 

Pacar Lima Langkah. Baru denger istilah ini, tapi gue langsung ngerti artinya, pasti maksudnya pacar yang tetanggaan ato tetanggaan ama pacar,kan?

Hehehhee been there done that, cyiin.

 

Pacar pertama gue, waktu gue kelas dua smu itu, rumahnya asli bener2 cuma berjarak lima langkah bapak-bapak dari rumah gue. Jadi kalau dia mau berangkat kuliah atau sholat jumat, pasti gue bisa lihat. (Which is my favorite activities everyday saat itu, yakni nungguin dia lewat hehehe)

 

Begitu juga kalau gue lagi ngapa-ngapain, dia bisa langsung tahu dan kedengeran saking deketnya jarak rumah kita. Jadi ga jarang, gue sengaja ngobrol ama temen-temen atau sama orang rumah kenceng-kenceng, cuma supaya dia denger suara gue dan supaya dia tahu apa yang gue lagi omongin. Misalkan kalau sudah mau deket-deket ulang tahun gue, gue pasti sengaja ngobrol dengan suara keras ngomongin benda-benda apa aja yang gue lagi kepengen Kalau jaman twitternya mah, penuh dengan hashtag #kode banget deh.

 

Terus kalau kangen-kangenan gampang banget. Cuma tinggal duduk di depan rumah, atau speak-speak nyapu halaman sambil sesekali lirik ke rumahnya si pujaan hati, tau-tau nongol deh tuh orang.Hilang deh kangennya. Meski seringnya cuma bisa lirik-lirikan doang.

 

Tapi gak enaknya, pacaran lima langkah adalah, jadi omongan tetangga. Belum lagi kondisi keluarga yang udah ketahuan banget, ibarat kata, sudah tahu dapurnya, yang ujung-ujungnya malah sering bikin ribet, akibat keluarga masing-masing jadi seringnya bentrok. Alhasil, gada kata lain bekstritlahpilihannya.

 

Terus apa enaknya pacaran deket, tapi bekstrit?

Ehmm enaknya ya ga ada. Secara harus ngumpet-ngumpet kalau janjian. Harus pulang lewatin jalan yang berbeda. Harus ngitung-ngitung waktu supaya ga ketahuan jalan bareng, dan harus waspada bin hati-hati banget ngeri ada yang lihat. Tapi seru juga sih ngebekstrit gitu, adrenalin dan deg-degannya bo!!

 

Oh well kayaknya gue ga boleh terlalu banyak ngoceh soal kenangan ini, ngerinya nanti malah jadi ada pihak-pihak yang ga nyaman lagi ama tulisan ini hehehhe,but however, it was nice memory I had with him. Secara kita pacaran sampai 4 tahun lamanya, dan bisa dibilang gue banyak belajar dari dia. Terus setelah putus dari dia, apa gue tertarik buat pacaran lagi sama tetangga?

Nggak!!

 

 

the time traveller

Posted in Uncategorized with tags , on November 14, 2011 by enybodyhome

Saya melihatnya saat itu. Saat si perempuan menatap kagum sosok laki-laki bermata nakal yang menyodorkan tangan untuk berkenalan. Sipu malu di wajah manisnya menggambarkan jelas degup suka si perempuan pada lelaki yang tersenyum penuh simpatik dan penuh keramahan. Ya,bahkan sayapun jatuh cinta lagi pada senyum si lelaki. Tapi di sanalah saya,cuma bisa menatap bisu,dengan dada penuh harapan bisa menyuruh perempuan itu lari segera dari sana. “Run!For your life!While you can!”.Begitu ingin saya berteriak.

Perempuan itu bimbang. Menatap handphone,dan sesekali jam tangannya. Wajah manisnya,tampak semakin manis dengan make up lengkap menghiasi wajah. Satu set perlengkapan menginap terjejal di dalam tas. Saya berdiri di sampingnya,dengan tatapan kesal. Handphonenya berbunyi,satu pesan masuk. “Gue dah sampe di hotel,lgsung masuk ya,kamar 405″. Dia menatap lama layarnya,dan menghela nafas saat matanya menangkap cincin suci di jari manisnya. Saya menatap si perempuan menggelengkan kepala,”Please dont go there”,bisik saya. Si perempuan melewati saya acuh,dan masuk ke dalam taksi. “Hotel milenium,pak”. Saya lihat dia berujar.

Mereka saling merengkuh,membelai dan mencium. Bau nafsu dan keringat penuh hasrat mengisi kamar hotel itu. Saya malu melihat si lelaki bermata nakal itu menjilat liar si perempuan yang menatapnya penuh cinta. Seperti kata mereka,ini cinta bertepuk sebelah tangan. Sayapun menangis.

Si perempuan terisak. Memegang undangan pernikahan, dengan nama si lelaki nakal tertera di atasnya. Pada akhirnya akan begini,dia tahu itu. Diusapnya sosok kecil di dalam perutnya. “You would never know your real dad”. Saya cuma bisa bersedih melihat perut besarnya. Ingin rasanya saya memeluk perempuan bodoh ini.

*****

Saya terjaga dari lamunan. Musik dari ipod saya masih mengalunkan lagu-lagu favorit saya. Musik selalu mampu membawa saya menjelajahi jauh memori dan kenangan yang saya punya. Layaknya time traveller,saya menyusupi waktu bahkan ke dalam kenangan paling menyakitkan sekalipun.

Saya tatap wallpaper handphone.  Bergambar keluarga kecil bahagia milik saya. Saya,suami dan dua anak kami yang tersenyum bahagia,yang salah satunya memiliki mata nakal.

 

music box

Posted in a sweet goodbye with tags on November 9, 2011 by enybodyhome

Waktu kecil, Lily selalu suka music box. Entah kenapa rasanya romantis dan hangat sekali duduk menatap penari balet mungil menari berputar diiringi lagu syahdu dan lembut, saat kotaknya dibuka. Tapi Lily tidak pernah punya music box. Lily cuma menatapnya setiap kali Lily berkunjung ke toko mainan, atau toko pernak pernik perempuan. Bagi Lily kala itu, harga music box terlalu mahal.

 

Sewaktu SMP, perasaan Lily terhadap music box masih sama. Bagi Lily yang sudah mulai sedikit mengenal kata cinta coba-coba, setiap kali melihat music box di toko, Lily sering bergumam penuh harap. Bahwa suatu saat nanti, si pangeran tampan kesukaan (dalam hal ini adalah teman sekelasnya yang maha ganteng kala itu), datang dengan kuda putihnya dan membawakan music box sebagai tanda-simbol-lambang cintanya kepada Lily. Tapi, tidak. Inipun tidak pernah terjadi.

 

SMU, kuliah, dan bekerja. Masa-masa itupun Lily lewati. Namun Lily tumbuh masih dengan perasaan yang sama  terhadap music box. Selalu ada rasa yang tak bisa digambarkan, yang membuat Lily merasa hangat dan syahdu setiap kali membuka kotaknya. Lily sudah mampu membelinya sendiri. Tapi tidak, Lily tak pernah membelinya. Lily hanya menatapnya lekat-lekat dan membuka dan menikmati musiknya setiap kali Lily melihatnya di toko. Jauh di dalam hati Lily, Lily masih mengharap ada pangeran tampan yang meletakkan hatinya di dalam kotak itu, dan memberikannya kepada Lily. (Siapapun pangeran tampan itu)

 

Sekarang sudah belasan tahun berlalu. Seonggok music box rusak teronggok di kotak besar tempat mainan keponakan Lily. Music boxnya rusak. Kotaknya pecah, dan sudah tidak bisa ditutup lagi. Penari mungil kecilnya pun sudah tidak ada. Tapi bila Lily memutar tombolnya, suara syahdunya masih terdengar dan masih mengalirkan rasa hangat yang sama. Tidak, Lily tidak membelinya. Juga bukan dari pangeran tampan. Tetapi itu milik adik Lily yang rusak dan diminta oleh keponakannya karena dia senang dengan warnanya yang pink.

Si Pangeran tampan itu tak pernah datang.

 

proaktif

Posted in featured with tags on November 8, 2011 by enybodyhome

Waktu tiga bulan lalu si suami pulang dari dinas terakhirnya di Cina karena kontraknya sudah habis, banyak teman yang mencoba menguatkan saya bahwa dengan pengalaman pernah kerja di Cina itu, suami pasti akan dengan mudahnya mendapatkan kerja baru. Dan untuk sementara saya pun menjadi tenang.

Tapi setelah tiga bulan berlalu, dan belum ada tanda-tanda suami mendapatkan kerjaan baru, sayapun mulai dilanda rasa kuatir dan ketakutan yang meskipun ga berlebih, cukup bisa membuat rumah tangga saya dan suami sedikit kayak kapal titanic tepat setelah nabrak gunung es, jadi sering berguncang. Mudah-mudahan aja gak sampai patah terus tenggelam ya.

Anyway, suami bukannya tanpa usaha sih, usaha jelas ada. Ngelamar disana-sini, dan mencoba kontak ke sana-sini, cari info lowongan. Panggilan interview juga sempat beberapa kali menghampiri, tapi entah kenapa belum ada lagi proses selanjutnya berupa kabar baik menghampiri kami, alias diterima. Adajuga satu perusahaan yang ngaku-ngakunya kasih selamat ke suami kalau dia sudah diterima bekerja, yang mana kabar ini sempat bikin kami gembira, tapi kemudian malah jadi kesal karena smapai dua bulan berlalu, proses kepegawaian tidak kunjung diurus, dan setiap kali suami mencoba menanyakan, pasti jawabannya ditunggu dan ditunggu. Persis seperti kalau kita sedang complain ke operator Telkom 147, jawabannya pasti dalam proses laporan terus.

Dan begitulah, mengingat waktu kian berdetak maju, dan tabungan semakin menipis, saya sadar, bahwa ini bukan hanya tanggung jawab suami. Tapi juga saya. Mulailah saya mendaftar ke situs-situs lowongan kerja. Mencari berbagai lowongan kerja yang kira-kira sesuai dengan kualifikasi suami saya. Telinga, mata dan tangan sayapun mulai cermat berburu setiap info lowongan kerja, baik hanya dengan browsing, tanya-tanya teman, atau bahkan memelototi tiap status facebook yang sekiranya mencantumkan info vacancies.

Tidak hanya mencari kerjaan buat suami, sayapun mulai mencari lowongan pekerjaan bagi diri saya sendiri. Setidaknya kalau ternyata suami belum jodoh mendapatkan kerja baru, saya bisa mulai mencari kerjaan baru dengan gaji yang mungkin bisa lebih besar dari penghasilan saya sekarang.

Otak sayapun mulai sibuk memutar dan mencari-cari celah kira-kira penghasilan tambahan yang bagaimana yang bisa saya dapatkan selain dari bekerja. Dan ya, belum dapat ide sih mau memulai bagaimana, tapi sedikit gambaran mulai muncul di kepala saya, dan mudah-mudahan bisa segera saya mulai.

Ya saya sadar, rumahtangga itu bagaikan kapal, yang setiap krunya harus saling bekerja sama dan proaktif dalam menjaga agar posisi kapal tetap stabil, dan tidak sampai karam diterjang badai.

Dan walau bagaimanapun, saya percaya, in the end, badai memang pasti akan berlalu. Asalkan kita tetap mau berusaha berjuang, layaknya memperjuangkan kondisi kepala yang bersih dan bebas dari ketombe karena shampo yang kita pakai mengandung enzim proaktif ,Insya Allah kita pasti selamat, dan kepala kitapun bersih kembali.

#KemudianHening

Last but not least, may we survive this storm. Amiin…

 

happy dancing’s all you need

Posted in My Precious one on November 4, 2011 by enybodyhome

Inspired from my friend’s blog, I’m interested to write what are my happy  moments in life. Lets see if I can write it all down.

  1. BEING a MOTHER
  2. gupil. Yap, karena saya hobby sekali ngupil. Ngupil itu berguna dilakukan saat iseng, saat bengong, saat mikir, dan bahkan saat nunggu makanan. (Tapi jangan lupa cuci tangan kalo abis ngupil terus mau makan). Dan entahkenapa, kalau saya lagi pusing luar biasa, salahsatu obat ampuhnya adalahdengan ngupil. Dan ya, ngupil pun ampuh buat bales dendam, tinggal dipeperin aja itu upil ke orang yang kita sebelin.
  1. Tidur. Di kantor, di toilet kantor, di musholla, di bis, di ruang tunggu dokter, di halte, di lapangan, you name it. Saya suka tidur di mana saja
  1. Ngetwit dan ngeblog. Tentang apa saja, dan di mana saja.
  1. Ngumpul sama temen. Ngobrol2 di chatting, di warung makan, karoke, atau sekedar ngerumpi di kantor. Bertukar gossip is my hobby hehhehe
  1. Wiken dan hari libur
  1. Macet pada saat sedih. Yup, aneh emang. Tapi kalo lagi sedih, saya lebih suka kena macet. Biar ada waktu buat sendiri dan sedih lebih lama, biar bisa dengerin musik dan ngelamun lebih banyak
  1. Makanan enak. I love food, I just love food..
  1. Pake baju dan sepatu baru
  2. Punya barang apa aja yang baru
  3. Nyetrika baju, sambil makan, sambil dengerin musik, sambil online
  4. Nyikat kmar mandi. Dan setelah itu mandi.
  5. Naik gaji, gajian, THR, bonus, uang kaget
  6. Bikin orang lain senang, otomatis  jadi senang juga
  7. Ngeringanin masalah orang lain.
  8. Nonton the office. Nonton the office. Nonton the office. (Ulang sampai 1531 kali)
  9. Ngelihat orang yang dicintai tersenyum, karena kita (or maybe bukan karena kita)
  10. Ditraktir, dibeliin barang apapun.
  11. Nemu duit di kantong sendiri (atau mungkin di kantong orang?)
  12. Nemu duit di mana aja , berapapun 😛
  13. Dan last but not least, melakukan apa saja bersama keluarga tercinta saat semuanya sehat dan bahagia. Semoga bisa terus begini, amiin..

unmistakable

Posted in My Precious one with tags , on November 4, 2011 by enybodyhome

[quote]Hi  Dearest one,..

You never say hello to me in the morning with your warm smile
You never asked me the news, or whether if I had eaten or not
You never gave me compliments when I wear new clothes, or what if I just came from my hair salon
You never console me when I’m upset
You did not ever care about every stories I tell
You never send any message to me, be it via messenger, twitter or even facebook. You do not even comment on my pictures
You never asked how my days are
You never asked what time I will go home today
You never took me to the movies, or even a dinner in a fast food restaurant
You do not even remember my birthday.
You never gave me a kiss good night, and you don’t  even wish me a sweet dream
but Dearest one,
To me, you are always be unmistakable[/quote]

Orang sabar disayang tuhan

Posted in Uncategorized with tags , on November 1, 2011 by enybodyhome

 

Selasa sore pulang kantor,bisa dipastikan situasi jalanan ciledug,bkal lbîh macet dari biasanya.
Gw yang pengangkotpun,seperti biasa udah siap sedia dengan bekal batere hape dan mp3 player penuh terisi. Yep,amunisi wajib kalo mau plang kantor,biar ga mati gaya.
Anyway,duduklah gw di kursi favorit gw kalo di angkot,yakni kursi samping pak supir yang sibuk bekerja,mengendarai kuda supaya baik jalannya. #eh.
Dan di tengah-tengah antara gw dan pak supir,teronggoklah sesosok perempuan kurus,bertampang kalem dengan wajah hampir tanpa ekspresi,yang gue duga keras,pasti pacarnya si supir. Dan entah kenapa,di samping ceweknya si supir merasa perlu menunjukkan sisi machonya dengan teriak2,marah2,memaki2,dan ngajak berantem semua kendaraan baik itu angkot lain,motor,atau mobil gede sekalipun. While si supir marah2,gw sibuk perhatiin ekspresi si cewek yang amazingly,masih kalem aja tanpa ekspresi persis vicky si robot dari serial jadul yg gw lupa judulnya. Dalam hati gw ngebatin,ini cewek kok bisa sabar ya ngadepin cwok mdel bgini.
Lalu,pada satu bagian jalan yang macet,nyerobot melawan aruslah si sopir macho kita ini. Gw,asli panik. Secara kendaraan dari arah berlawanan lagi ngelaju dngan kcpatan tinggi semua. Dan adegan selanjutnya adalah, si cewek dengan kalemnya bilang “Tabrak2in aja tuh udah.”. WHAT THE..??
OKAy,tampaknya gw salah naik angkot,dan udah terlanjur nyerahin nasib gue di tangan bonnie and clyde versi ciledug ini.
Dalam hati, gw mikir,bener juga kata orang,di balik laki2 sukses pasti ada wanita hebat. Dan terbukti di balik supir berangasan sok jago ini ternyata ada cwek kalem yang berhati bengis layaknya pembunuh berdarah dingin.
Okay,gw kayaknya kudu turun dari nih angkot. Ternyata gue gak cukup sabar liatin neh pasangan gila,mempermainkan nasib gue di jalan.
Sorry klo kata2nya berantakan,dan doain gw ga diomelin si clyde.

i am vertical

Posted in featured on November 1, 2011 by enybodyhome

I found about Sylvia plath about couple years ago. A great female writer who wrote many great poems and poetries. Just like Virginia Woolf, she died by commiting suicide. Putting herself into an oven, with full of gases.

Somehow, death always attracts me. Specially the death of such brilliant people with many great works. Specially the death by suicides. And Sylvia Plath is a combination of them.

Anyway, this morning, I don’t know why, I have such urges to google about her again. I browsed her biography, and felt sad by the facts that she commited suicide leaving her still-so-small children. I also browsed about how she died, and all the depression she had felt along her journey, annoyed by her cheating husband and got goosebumps knowing that karma might do exist.

And I also read every poems she made, and though some of them is too hard for me to understand (since she used such difficult vocabularies), I ve got impressed by some of them.

This one, is the one that attracts me the most.

It is as if, it is to be rested in the ground, is the thing that she wanted most.

It is as if, she always wanted to die..

I Am Vertical

But I would rather be horizontal.
I am not a tree with my root in the soil
Sucking up minerals and motherly love
So that each March I may gleam into leaf,
Nor am I the beauty of a garden bed
Attracting my share of Ahs and spectacularly painted,
Unknowing I must soon unpetal.
Compared with me, a tree is immortal
And a flower-head not tall, but more startling,
And I want the one’s longevity and the other’s daring.

Tonight, in the infinitesimallight of the stars,
The trees and the flowers have been strewing their cool odors.
I walk among them, but none of them are noticing.
Sometimes I think that when I am sleeping
I must most perfectly resemble them–
Thoughts gone dim.
It is more natural to me, lying down.
Then the sky and I are in open conversation,
And I shall be useful when I lie down finally:
Then the trees may touch me for once, and the flowers have time for me.

Poet: Sylvia Plath
Poem: I Am Vertical
Volume: The Collected Poems
Year: Published/Written in 1961