Archive for October, 2011

dark

Posted in a sweet goodbye with tags , on October 31, 2011 by enybodyhome

 

 

[quote]

Hidup itu gak selamanya terang. Sama seperti hari, ada kalanya, gelap juga menaungi.

Jadi saat hidup terasa gelap, gak usah kesusu dramatis atau merasa gelap sendirian. Karena, percayalah, elo punya dua pilihan. Either to be surrender to the darkness, and let your life completely gone dark, forever. Or just hanging on until finally the darkness fades away, and you will come the light.

[/quote]

 

loser

Posted in featured, my songs on October 20, 2011 by enybodyhome

Sebenernya udah pengen pulang. Tapi i have the urge to post this song’s lyric. Salah satu lagu yang selalu ada di playlist gue, dan setiap kali denger ngasih berjuta  – juta un explainable feelings

Lagu milik ABBA, my one of favorite band ever. The Winner Takes It all

I don’t wanna talk
About the things we’ve gone through
Though it’s hurting me
Now it’s history

I’ve played all my cards
And that’s what you’ve done too
Nothing more to say
No more ace to play

The winner takes it all
The loser standing small
Beside the victory
That’s her destiny

I was in your arms
Thinking I belonged there
I figured it made sense
Building me a fence


Building me a home
Thinking I’d be strong there
But I was a fool
Playing by the rules

The Gods may throw a dice
Their minds as cold as ice
And someone way down here
Loses someone dear

The winner takes it all
(Takes it all)
The loser has to fall
(Has to fall)
It’s simple and it’s plain
(Yes, it’s plain)
Why should I complain

But tell me does she kiss
Like I used to kiss you
Does it feel the same
When she calls your name

Somewhere deep inside
You must know I miss you
But what can I say
Rules must be obeyed

The judges will decide
(Decide)
The likes of me abide
(Abide)
Spectators of the show
Always staying low
(Staying low)

The game is on again
(All again)
A lover or a friend
(Or a friend)
A big thing or a small
(Big or small)
The winner takes it all
(Takes it all)

I don’t wanna talk
If it makes you feel sad
And I understand
You’ve come to shake my hand

I apologize
If it makes you feel bad
Seeing me so tense
No self-confidence
But you see

The winner takes it all
The winner takes it all

Someone winner
Takes it all
And one loses
Has to fall

From a guide
From the side
Makes that feeling
Someone here

Takes it all
Has to fall
This is magic
Someone here

the sky may fall

Posted in featured, Uncategorized on October 20, 2011 by enybodyhome

 

Sama seperti halnya saat kita melihat langit. Kita akan tahu kapan kira-kira akan hujan, kapan kira-kira akan panas seharian. Kapan malam akan tiba, dan kapan pagi sudah  menjelang.

Itu juga terjadi saat melihat mata seseorang. Kita bisa tahu bagaimana orang itu melihat kita, hanya dengan tatapannya.Ada kalanya sayang dan cinta yang tersirat disana. Ada juga yang cuma benci dan kepura-puraan belaka.

Jadi di saat kita tahu, langit tampak mendung, dan tampaknya akan hujan,  kita sebaiknya berdiam saja di rumah, atau setidaknya bawalah payung untuk melindungi diri dari air hujan.

Lalu apa yang terjadi saat kita tahu tidak ada lagi cinta disana, di mata itu? Haruskah kita berdiam diri saja, atau malah pergi membawa…

Membawa apa?

 

PS : Jadi inget lirik lagunya britney jaman dia masih polos

“I promise you that I won’t forget
The day we kissed or the day we met
The sky may fall and the stars my too
But I will still, I will still love you”

Apa iya, ada yang  begini di dunia?

 

Menjadi penting…

Posted in featured, Uncategorized with tags , , on October 14, 2011 by enybodyhome

“Menjadi orang penting itu baik, tapi yang lebih penting, untuk selalu jadi orang baik”

 

Kalimat tersebut di atas saya dengar waktu saya masih kecil sekali. Kalau tidak salah saat itu saya masih SD, dan sayapun mendengarnya sayup-sayup saat larut malam, melalu televisi 14 inchi milik keluarga. Waktu itu rumah kami kecil sekali, ruang tamu, merangkap ruang tidur, dan merangkap ruang makan dan ruang keluarga. Saya yang sudah terlelap, entah kenapa agak terjaga, dan mendengar Almarhum Ebet Kadarusman, di acara talkshownya yang saat itu sedang booming, di salah satu televisi swasta kita yang slogannya pakai kata OKE. Dan entah kenapa, kalimat sederhana yang disampaikan oleh Alm. Kang Ebet saat menutup acara tersebut, mengena sekali di hati saya. Di tengah usaha saya untuk kembali terpulas, saya mengucapkan kata itu di dalam hati, dan terus saya tanamkan di dalam benak saya. Hingga sekarang.

 

Dan begitulah. Sejak saat itu, setiap kali saya diminta mengisi diary kawan-kawan sebaya, dengan biodata saya (waktu itu yang begini, trendy sekali). Saya pasti menulis barisan kalimat sederhana tersebut di bagian “Kata Mutiara” , atau “ Kata Kenangan” atau “Motto”. Waktu itu saya belum terlalu meresapi maknanya. Hanya sekedar menulisnya supaya beda dari kata mutiara kawan-kawan yang lain yang rata-rata bertuliskan “Jangan lupakan aku” atau “Salam Manis Selalu” atau “Diam itu emas , emas itu kuning, kuning itu t*i”.  Tapi seiring perjalanan usia, saya semakin yakin bahwa kalimat itu benar adanya.

 

Dan mungkin, karena sangat terlalu berpedoman dengan kalimat tersebut, saya tumbuh menjadi orang yang sama sekali tidak ambisius. Dari sejak jaman sekolah, saya ga pernah tertarik ikut organisasi, jadi OSIS, jadi kakak-kakak kelas yang terkenal dan “penting”, atau jadi apapun yang kelihatannya penting. Satu-satunya organisasi yang saya ikuti, hanya ekskul theater, yang saya ikuti hanya karena saya suka theater. Bukan karena ingin terlihat penting.

 

Berlanjut saat di dunia kerjapun begitu. Saya gak tertarik mendekati “orang-orang penting”. Saya gak tertarik ikutan sok-sokan penting, apapun posisi saya. Bagi saya menjadi penting itu sama sekali ga menarik. Dan saya juga sama sekali gak ingin dianggap orang penting. Mungkin itu sebabnya karir saya ya di sini-sini saja. Gak maju-maju :|.

Lantas apakah saya menjadi orang baik?

Heheheh tidak juga sih. Saya ya saya. Yang begini-begini saja. Tidak penting, dan juga tidak baik. Yang saya tahu, saya selalu berusaha memperlakukan orang dengan baik, meskipun saya sendiri bukan orang baik. Kalau ternyata ada yang merasa tidak saya perlakukan dengan baik, dengan ini saya minta maaf…

 

*loh, kok jadi #edisilebaran ?

 

 

akhirnya menikah

Posted in Uncategorized with tags , , on October 13, 2011 by enybodyhome

Tamu    : “ Si Mbak XXXX katanya udah nikah, ya?”

Saya     : “Iya mbak, udah, bulan Februari kemarin”

Tamu    : “Wah akhirnya jadi nikah juga ya diaa..”

Percakapan di atas baru saja terjadi. Terus terang, saya agak terganggu dengan komentar si Tamu. Rasanya kok agak kurang sopan ya, mengomentari orang, dengan cara seperti itu. Seolah-olah yang dikomentari sudah desperate untuk nikah, sehingga si tamu mengeluarkan komentar “Akhirnya jadi juga…”.

 

Pernikahan itu bukan cuma sekedar hubungan antar dua anak manusia saja. Dibutuhkan kesiapan mental, fisik, dan material untuk itu. Kalau orang memutuskan menikah, itu artinya dia sudah siap. Dan sesimple itu pulalah, kalau orang memutuskan belum mau menikah.

 

Bisa saja mentalnya belum siap, atau fisiknya, atau materialnya, atau bahkan memang jodohnya saja yang belum nemu. Jadi siapalah kita berhak menilai orang yang belum menikah, baru menikah, atau “pada akhirnya” menikah, dengan berbagai komentar yang gak perlu.

After all, life is all about choice. Apapun yang dipilih oleh orang, bukanlah urusan kita.

 

h o m e

Posted in a sweet goodbye with tags , , on October 13, 2011 by enybodyhome

 

Home is where the heart is

 

Bagi saya, rumah bukanlah wujud kebendaan. Tapi adalah tempat di mana hati saya berada, dan nyaman. Tidak ada kepura-puraan, tidak ada gengsi, tidak ada jaga image,  tidak ada pamer prestasi, dan tidak ada rahasia.

 

Rumah adalah, suami, anak-anak, keluarga, dan teman-teman saya berada.

 

Rumah adalah twitter, blog, dan notes di facebook.

 

Rumah adalah window chatting, di jam kerja, di mana saya bersenda gurau dengan teman-teman

 

Rumah adalah tempat di mana saya menjadi diri saya yang sebenernya.

 

Rumah adalah kamu.

 

mantan

Posted in Uncategorized with tags , on October 11, 2011 by enybodyhome

Aku meliriknya dengan cemburu.

Dengan hati penuh layaknya perut kekenyangan yang tiada henti dijejali makanan. Dengan dada sesak, terbakar oleh hasrat ingin memakinya.

Ingin rasanya kupelototi ia lekat-lekat, aku gak rela kamu jadi miliknya.

 

Dulu engkau milikku.

Tempat aku berkeluh kesah.

Engkau selalu menjadi yang pertama kujamahsetiap mataku terbuka

Engkau selalu jadi pengisi hari-hariku.

 

Dulu engkau milikku.

Yang bila kukesal, ku perlakukan kau dengan kasar.

Tak jarang aku tak terlalu perduli pada dirimu.

Bagiku, kau hanya pemuas kebutuhan.

Wajahmupun sudahlusuh tak terurus olehku.

 

Aku meliriknya dengan cemburu

Terlihat olehku dia yang menyayangimu.

Memberimu baju baru, dan memperlakukanmu dengan baik.

Tapi hanya dulu engkau milikku.

 

Sekarang, kau miliknya.

Mantan Blackberryku..

 

 

 

 

lady rain, i see you at my window

Posted in Uncategorized with tags , on October 10, 2011 by enybodyhome

Berbeda dari sebagian besar orang yang gue kenal, gue ga pernah suka sama hujan. Hampir ga pernah suka. Kecuali kalau cuaca sudah panas terlalu lama dan bikin air kering ya,  baru deh gue mengharap hujan.

 

Bagi gue, hujan itu menyebalkan. Bikin becek. Apalagi karena gue tinggal di kampung, yang mana belum semua jalannya sudah diaspal. Rata-rata masih tanah. Dan kalau hujan, belok dan lumpur di mana-mana. Bikin gue yang punya anak kecil, sering was-was, takut Nayla kepleset atau kecebur lumpur. Oh, dan gue pernah loh, lagi hamil Kiara8 bulan, terus gendong Nayla, dan lalu kepleset jatuh, gara-gara jalanan licin.

 

Hujan juga bikin pakaian lama keringnya. Memang ada tehknologi pengering sih di mesin cuci. Tapi hei, gini-gini gue peduli lingkungan, loh. Menggunakan pengering terlalu sering kan gak hemat listrik. Dan itu bener-bener ga echo friendly. Iyakan?

 

Hujan juga bikin macet. Yup,kota kita Jakartayang tercinta ini memang biang macet. Tapi kalau hujan, itu macetnya sudah bukan biang lagi, tapi sudah jadi maha dari yang termaha macet. Gue pernah stuck pulang dari kantor jam lima teng, dan sampai rumah jam setengah sebelas malem gara-gara macet pas hujan.

 

Hujan bikin sinyal jelek. Yang ini salah gue juga sih. Siapa suruh pilih provider tv cable dan kartu gsm yang ecek-ecek. Alamat kalau hujan, ga ada channel yang ketangkep, dan sinyal hapepun Cuma SOS  :P.

 

Hujan bikin banjir di mana-mana. Wait, kalau ini juga bukan salah hujan ya. Salahkan orang-orang yang suka buang sampah sembarangan, salahkan para developer dan orang-orang kaya yang bikin mall dan apartemen di mana-mana tanpa memikirkan kaidah lingkungan yang benar, dan most easily, lets just blame our government :D.

 

And last but not least. Hujan bikin galau… Am I making this up? No!

Coba aja tengok twitter dan status2 fesbuk yang tingkat kegalauannya bakal meningkat kalau lagi hujan. And yep, ini berlaku juga buat gue. Hujan bakal bikin gue cengeng, and how I hate to be cengeng.. Ya habis, gimana ga cengeng, kalau hampir semua adegan romantis di film, sinetron,  TV series, and even songs, selalu melibatkan hujan sebagai latar belakangnya. And to be honest, satu hal romantis yang selalu gue impikan dari kecil sampai sekarang, tapi gak pernah kesampean adalah, saat gue kehujanan sendirian di jalan, tiba-tiba ada sesosok pangeran tampan yang memberikan payungnya buat gue berteduh. Kenapa ga nyodorin tumpangan di BMW atau Mercedes Benz aja coba yak, biar keren? Nope, because for me, berjalan berdua dalam hujan, is just the most romantic moment ive ever wished for…

#Ciyeeeeeee

 

 

hadiah

Posted in Uncategorized with tags , , on October 10, 2011 by enybodyhome

Saya    : “ Hei, hari ini gue ulang tahun loh!”

Kamu  : “ Oh ya, selamat ulang tahun ya..!”

Saya    : “ Sudah, begitu aja?”

Kamu : “Hehhee, mau hadiahapa dari gue?”

Saya    : “Adasih, satu hadiahgue pengen banget, tapi elo bakal kasih gak?”

Kamu : “ Apa ?”

Saya   : “ Ciuman. Ciuman di bibir yang mesra dan hangat..”

Kamu : “…… Ehmmm.. ya udah, nanti kalau ketemu gue cium elo dengan mesra dan hangat di bibir deh.”

Saya   : “ Asyiikk!! Bener loh!!”

 ———————————————————————————————————————————————

Tapi lalu kamu dan saya tidak pernahbertemu.

Tapi lalu kamu sibuk dengan dia, dia dan dia pacar-pacar barumu

Tapi lalu kamupun lupa pada saya, dan apapun yang pernah kita punya atau tidak punya.

Tapi lalu kamupun bahkan tidak pernah bertanya.

 

Dan  ciuman yang mesra dan hangat darimu itupun, tiada pernah tiba.

 

 

 

Jendela

Posted in Uncategorized with tags on October 8, 2011 by enybodyhome

Jika mata adalah jendela hati.
Maka rumahku,tentulah hanya memiliki satu penghuni.
It’s you..
Karena yang tergambar dimataku hanya satu
Yakni perih dan getir merindukanmu
Karena yang terlukis di mataku hanya satu
Kekosongan yang timbul
Karena kehilanganmu